Hukum & Kriminal

Dua Oknum Perangkat Desa Selingkuh, Ratusan Warga Demo Kantor Desa

Jombang (beritajatim.com) – Ratusan warga Desa Sumberagung, Kecamatan Megaluh, Jombang mendatangi kantor desa setempat. Mereka menuntut dua oknum perangkat desa, SU dan ER, dipecat dari jabatannya.

Alasannya, dua perangkat berlainan jenis ini terlibat hubungan gelap. Keduanya berselingkuh meski sudah sama-sama memiliki pendamping resmi. Dalam aksinya, warga membentangkan poster bernada hujatan. Mereka juga berteriak-teriak meminta agar dua oknum perangkat desa itu dipecat.

Pambudi, salah satu warga mengatakan, terungkapnya perselingkuhan tersebut berawal ketika SU dan ER tertangkap saat operasi yustisi di Pacet Mojokerto. Kedua perangkat desa ini menginap di sebuah villa. Informasi itu pun menyebar ke warga yang berujung demonstrasi ke kantor desa.

“Sebagai perangkat desa seharusnya menjadi contoh bagi warganya. Tapi SU dan ER ini justru sebaliknya. Makanya kami meminta agar keduanya dipecat dari jabatannya,” kata Pambudi yang diamini warga lainnya.

Demo ratusan warga ini mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Pihak desa akhirnya menemui para pengunjukrasa. Bertempat di balai desa, dialog antara Kades Sumberagung Indiarto dilakukan.

Indiarto mengatakan, pihaknya sudah membicarakan tuntutan warga tersebut dengan BPD (Badan Perwakilan Desa). Kades juga mebenarkan bahwa ada dugaan perselingkuhan dua perangkat desa tersebut.

“Memang benar, keduanya perangkat desa di sini (Sumberagung). Kami siap memberhentikan keduanya. Sepanjang itu menjadi tuntutan warga. Artinya, desakan itu bukan dari Kades atau BPD,” kata Indiarto.

Usai ditemui Kades, ratusan warga membubarkan diri. Namun mereka mengancam akan datang dengan massa lebih besar jika kedua perangkat desa tersebut tidak segera diberhentikan. [suf/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar