Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dua Kasus Dugaan Korupsi Masih Ngendon di Kejari Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (beritajatim.com) – Dua kasus dugaan korupsi masih ngendon di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan. Dua kasus ini, yakni dugaan korupsi Bantuan Keuangan (BK) untuk desa dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Pasuruan.

Hal ini dibuktikan dengan tanpa adanya progres dalam penyelesaian penanganan dua kasus tersebut. Padahal sudah hampir satu tahun kasus tersebut dalam penanganan Kejaksaan Negeri Bangil.

Atas hal ini,  Kepala Kejari Kabupaten Pasuruan Ramdhanu Dwiyantoro menegaskan akan melakukan percepatan terhadap dua kasus tersebut. Terkait progres penanganan kasus, Kajari mengakui belum mengetahui secara detailnya. “Iya nanti saya tanyakan ke kasi Intel (Kastel) progresnya sampai di mana,” ujarnya singkat, Jumat (22/4/2022).

Kajari menegaskan bahwa tindak lanjut untuk kepastian hukum dua kasus yakni Pokir dan BK tentunya akan dilakukan percepatan. Saat ini, pihaknya melakukan maping atau pemetaan terlebih dahulu. Untuk saat ini, pihaknya akan melihat bangun kasus dan memetakan apakah ada kendala atau tidak.

Kemudian, akan ditindaklanjuti sesuai dengan SOP. “Nanti akan kita lakukan percepatan pada kasus tersebut. Ditunggu saja ya, kalau terkait korupsi akan kami prioritaskan,” lanjutnya.

Sebelumnya, di kasus dugaan gratifikasi Pokir DPRD Kabupaten Pasuruan telah meriksa 10 anggota dewan. Mulai dari unsur pimpinan dan anggota telah diperiksa. Sedangkan kasus BK, puluhan perangkat desa dan anggota dewan juga diperiksa. Namun sayang, sampai saat ini Kejari belum menetapkan satu tersangka. [ada/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar