Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dua Kali Polres Bojonegoro Undang Bupati untuk Klarifikasi

Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia

Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojonegoro sudah dua kali berkirim undangan kepada Bupati Anna Mu’awanah untuk meminta klarifikasi. Kedua kalinya juga bupati perempuan pertama di Bojonegoro tersebut tidak mengindahkannya.

“Kami masih butuh klarifikasi. Sudah diundang untuk klarifikasi, jika yang bersangkutan tidak sibuk bisa memenuhi undangan tersebut,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Jumat (31/12/2021).

Surat undangan klarifikasi yang kedua seharusnya Bupati Anna diminta hadir pada Senin (27/12/2021) lalu. Rencananya, pihak kepolisian akan mengirim ulang surat undangan klarifikasi tersebut. “Jika tidak bisa datang ya kita bisa klarifikasi dan konsultasi dengan ahli,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, klarifikasi yang dilakukan oleh pinyak kepolisian tersebut terkait dengan adanya aduan Anwar Sholeh terkait dugaan tindak pidana pemalsuan akta otentik atau menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh data tersebut.

Materi laporan yang diberikan kepada pihak kepolisian diantarnya temuan perbedaan nama dalam ijazah S1 dengan ijazah sebelumnya. Ketidaksesuaian nama tersebut berada pada akta kelahiran yang ditulis Anna Mu’awanah dan di ijazah SD, MTs dan MAN ditulis Muk’awnah. [lus/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar