Hukum & Kriminal

DPO Pemilik Senpi Penembakan Subaidi Berkeliaran IKABA Luruk Polres Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Lantaran DPO inisial S dan HA masih berkeliaran di luar, keluarga almarhum Subaidi, korban penembakan tersangka Indris beserta puluhan Ikatan Alumni Bata-bata (Ikaba), PP Mambaul Bata-bata, Kabupaten Pamekasan, lagi-lagi mendatangi Mapolres Sampang.

“Kami mendesak dan menuntut polisi untuk lebih serius lagi dalam upaya penangkapan para DPO itu. Bahkan kami meminta deadline. Apalagi pak Kapolres kepada publik menyatakan keberadaan para DPO masih ada di wilayah Kecamatan Sokobanah,” ucap Salim Segav, juru bicara Ikaba usai beraudiensi ke Mapolres Sampang, Jumat (25/1/2019).

Tidak hanya itu, Salim Segav meminta polisi untuk memperjelas dan memperlakukan hukum yang sama antara DPO HA dan pemilik senpi rakitan Pen Gun berinisial S.

 

“HA dan S harus diberlakukan sama, agar kami dan masyarakat juga turut bersinergi untuk menyampaikan informasi apabila melihat S,” ujarnya.

Sementara Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman melalui Kasatreskrim AKP Hery Kusnanto menyampaikan, kedatangan keluarga dan Ikaba akan dilaporkan kepada pimpinannya sebagai upaya tindak lanjut ke depan. Bahkan pihaknya mengaku akan segera melakukan evaluasi terhadap tim yang sudah dibentuk dalam penanganan kasus penembakan Subaidi.

“Hasil evaluasi ini yang akan ditingkatkan untuk kebijakan selanjutnya. Apakah nanti ada penambahan tim baru atau juga minta bantuan dari Polda Jatim,” jelasnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan yang terbaik dalam penanganan kasus penembakan Subaidi. Akan tetapi sejauh ini pihaknya mengakui masih kesulitan melakukan penangkapan terhadap DPO.

“Sebenarnya kami sudah berupaya, beberapa tempat yang dijadikan lokasi persembunyian tersangka, kami sudah lakukan penggeledahan, tapi HA dan S tidak ada di tempat alias berpindah-pindah tempat. Dan masyarakat masih takut memberikan informasi keberadaan para DPO tersebut.

“Saat kami melakukan penyelidikan, masyarakat sekitar malah mengaku tidak tau dan terlihat tidak mau tau,” pungkasnya. [sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar