Hukum & Kriminal

DPO 5 Bulan, Polisi Ringkus Pelaku Utama Pembunuh Mad Mullah

Gresik (beritajatim.com) – Sepak terjang Jebpar (39) pelaku utama pembunuh Muhammad Mullah yang jasadnya ditemukan di exit Jalan Tol Kebomas, Gresik, berakhir di jeruji penjara. Jebpar warga Bunten Timur, Sampang, Madura diringkus petugas setelah menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama 5 bulan.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, penangkapan pelaku utama berdasarkan hasil interogasi kedua rekannya yang sudah tertangkap. Setelah dikembangkan ada informasi pelaku bersembunyi di rumah kakaknya di Pamekasan. Namun, saat kembali ke Bunten Timur Sampang, tersangka ditangkap.

“Dari hasil penyelidikan usai melakukan pembunuhan. Tersangka Jebpar dan beberapa rekannya langsung kabur melarikan diri. Tapi, identitas semua tersangka sudah kami kantongi,” katanya, Selasa (14/04/2020).

Alumnus Akpol 2000 itu juga menuturkan, dalam kasus pembunuhan itu, ada tujuh pelaku yang terlibat. Tapi, dari semua pelaku yang turut membantu membunuh Muhammad Mullah, baru tiga orang yang tertangkap. Diantaranya, Sugiyanto, Abdul Rohman, dan Jebpar. “Masih ada empat pelaku yang masih buron, atau menjadi DPO kami. Masing-masing Mahrudin, Abdul Wafi, Mad Ribut, dan Ribet,” tuturnya.

Sementara, pelaku utama Jebpar mengaku dirinya tidak menyesal menghabisi nyawa Muhammad Mullah dengan cara menjerat leher korban hingga tewas. “Saya puas diri tidak menyesal sama sekali. Apa yang saya lakukan sudah setimpal karena menghamili istri saya,” paparnya.

Atas perbuatannya itu, Jebpar yang menjadi pelaku utama pembunuhan dijerat dengan pasal 340 KHUP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar