Hukum & Kriminal

DPD KAI Jatim Ingin Advokat Dekati Masyarakat dan Pencari Keadilan

Malang (beritajatim.com) – Mengambil semangat “Black Panther”, prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Propinsi Jawa Timur Masa Bhakti 2019-2024 selesai dilakukan. Usai pengukuhan, para advokat berharap KAI menjadi lebih baik lagi.

Sebelum pengukuhan, KAI juga mempelopori acara Product Ghatering berupa Konsultasi Hukum gratis bagi masyarakat umum sejak pukul 10.00 wib sampai pukul 15.00 wib, Sabtu 27 Juli 2019 lalu di Sidoarjo. Tak kurang dari 50 kantor hukum, turun langsung dalam konsultasi soal hukum secara cuma-cuma alias gratis.

Dibukanya Konsultasi Hukum bagi para pencari keadilan, untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat, serta memberikan advise dan mencarikan solusi persoalan hukum yang sedang dihadapinya.

Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan DPD KAI Jawa Timur, Misno Arul Irwansyah SH, MH mengatakan, Product Ghatering berupa Konsultasi Hukum ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa Kongres Advokat Indonesia masih memiliki kepekaan sosial. Dengan mengambil peran sosial itulah, merupakan sebuah kewajiban bagi KAI untuk memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma sebagaimana disebutkan dalam Pasal 22 ayat (1) Undang-Undang nomer 18 tahun 2003.

“Semangat Black Panther KAI ini diberikan untuk Kongres Advokat Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Advokat Erman Umar SH dan Advokat Heytman Jansen Parulian SH selaku Sekjend berdasarkan hasil Kongres Nasional III di Hotel Mega Anggrek Jakarta pada 19-20 April 2019 lalu. Kehadiran kami di KAI ingin menegakkan panji organisasi dan mengembalikan marwah organisasi KAI layaknya Black Panther,” ungkap Arul, Rabu (31/7/2019) melalui rilis yang diterima beritajatim.com.

Kata Arul, dengan semangat Black Panther, terus berjuang dan tanpa menyerah, KAI seperti diibaratkan dalam cerita film Black Panther. Harus hadir menggunakan kostum barunya serta kekuatanya untuk membela dan menyelamatkan Wakanda dari kehancuran.

“Kami sengaja mencari tempat pelantikan diruang publik terbuka, tidak di hotel. Agar KAI lebih dekat secara langsung pada masyarakat. Kami ingin merubah paradigma masyarakatan akan profesi Advokat yang mengesankan sebagai profesi ekslusif dan terkesan mengambil jarak. Disinilah kami bersama rekan-rekan KAI mengajak agar para advokat kembali ke khitahnya. Bahwa profesi advokat itu mulia yang bisa berbaur dan menyatu dengan masyarakat serta para pencari keadilan dimana pun,” tegas Arul.

Masih kata Arul, profesi advokat adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Dalam profesi pengukuhan KAI yang juga disaksikan perwakilan Forkopimda Jawa Timur, KAI ingin terus memberikan sumbangsihnya pada bangsa dan negara.

Sementara itu, Ketua DPD KAI Jawa Timur Roni Wahyono SH, MH menambahkan, pelantikan dan pengukuhan DPD KAI Jawa Timur merupakan manifestasi dari dinamisnya organisasi Kongres Advokat Indonesia itu sendiri.

“Harapan kami setelah pengukuhan ini, dengan kepengurusan baru DPD KAI Jatim bisa membawa angin segar. Yakni terciptanya soloditas dan mampu membawa profesionalisme profesi advokat untuk menjaga marwah advokat,” Roni mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar