Hukum & Kriminal

Dosen PTS di Surabaya Ini Akan Jalani Sidang Kasus Narkoba

Nono Soepriyadi, dosen PTS di Surabaya yang ditangkap lantaran terjerat kasus narkoba pada Januari 2020 lalu.(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Berkas tersangka Nono Soepriyadi salah satu dosen perguruan tinggi swasta (PTS) Surabaya akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Nono salah satu dosen aktif di Fakultas Ekonomi saat itu tertangkap di Jalan Semolowaru, Surabaya, Rabu (14/1/2020) pukul 22.30 WIB.

Berkas pelaku pemakai narkoba ini akhirnya dinyatakan rampung oleh Satuan Narkoba Polrestabes Surabaya, Senin (27/4/2020). Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, pelengkapan berkas sudah selesai dan sudah dilimpahkan.

“Sudah selesai dan sudah kami limpahkan ke Kejaksaan. Jadi boleh tanya secara detail ke Kejaksaan,” jelasnya singkat saat dihubungi beritajatim.com, Selasa (28/4/2020).

Sebelumnya, Kasat Narkoba menjelaskan bahwa kepolisian memerlukan waktu untuk proses data lidik. Selain sang dosen, petugas juga menengarai ada pelaku lain sebagai penyuplai narkoba. Tak hanya membutuhkan waktu untuk pembongkaran sindikat narkoba ini.

Petugas juga memerlukan waktu karena harus tes narkotika pada diri Nono. Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab : 0639/NNF/2020 pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas tersangka Nono sedang turun dari mobil dan ditangkap dua petugas Satnarkoba.

Selanjutnya saksi melakukan penggeledahan terhadap terdakwa kedapatan menyimpan 1 (satu) poket plastic klip berisi Narkotika jenis sabu dengan berat @± 0,37 (nol koma tiga puluh tujuh) gram berikut plastiknya, 1 (satu) buah HP Iphone 6.

Menurut pelaku bahwa dirinya mendapatkan Narkotika jenis sabu tersebut dengan cara membeli dari Sdr MBAK (DPO) seharga Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah). [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar