Hukum & Kriminal

Dor! Bawah Kelopak Mata Kanan Petani Banyuwangi Tertembus Pelor dan Meninggal

Jember (beritajatim.com) – M Irfan (27), petani laki-laki warga Dusun Malangsari, Desa Kebonrejo, Kabupaten Banyuwangi meninggal dunia dengan kondisi bawah kelopak mata kanan tertembus peluru. Satu tersangka ditangkap.

Semua terjadi pada 9 Januari 2020 malam lalu. SA bersama Slamet, Muzamil, dan Irfan bertamu di rumah pria berinisial Mas, di Dusun Garahan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Mereka hendak mengambil senapan angin yang dipesan Slamet dan Muzamil.

Mas juga menunjukkan dua senapan angin jenis Mars Gun dan memberikannya kepada Slamet dan SA. “Awas ada pelurunya,” katanya, sebagaimana diungkapkan ke polisi.

Namun SA menarik gerendel yang membuat senapan pada posisi siap diletuskan. Senapan itu akan diletakkan bersandar di samping lemari pada posisi tegak lurus. Tapi mendadak senapan itu hendak terjatuh.

“Tersangka kaget dan telunjuknya mengenak trigger (pelatuk) senapan,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal, dalam konferensi pers di markas polisi resor, Selasa (14/1/2020). Senapan menyalak dan peluru meluncur mengenai mata Irfan.

Irfan segera dilarikan ke puskemas. “Namun dia meninggal dunia,” katanya.

Alfian menyatakan tak ada unsur kesengajaan dalam insiden itu. Namun polisi akan mendalami kepemilikan senjata oleh Mas. “Kepemilikan senapan angin ini harus teregistrasi polsek setempat,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar