Hukum & Kriminal

Dokter dan Bidan Digrebek Suami Merupakan Pegawai RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Dr Sugeng Mulyadi. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Oknum dokter, ARP (sebelumnya AD) yang digrebek sedang bersama bidan, MY di sebuah kamar kontrakan di perumahan Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kedua merupakan pegawai di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. ARD merupakan dokter ortopedi tulang belakang.

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Dr Sugeng Mulyadi membenarkan, jika keduanya pegawai dari rumah sakit milik Pemkot Mojokerto tersebut. “Fungsional seorang dokter yakni ahli ortopedi tulang belakang. Dia menjadi pegawai mulai tahun 2011,” ungkapnya, Rabu (2/10/2019).

Masih kata Dr Sugeng, ARD diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2013 sebagai petugas pelayanan kasus tulang belakang. Sementara bidang MY merupakan pegawai Badan Pelayanan Umum Daerah (BLUD) yang diangkat pada tahun 2016.

“Bukan PNS tapi pegawai tetap. Dia bertugas di ruang VIP Tribuana, namun tiga bulan lalu dipindah ke ruang kebidanan, yang tidak ada hubungan dengan pembedahan. Yakni ruang Gayatri,” jelasnya.

Keduanya digrebek suami dari bidan yang merupakan anggota polisi di Mojokerto pada, Selasa (1/10/2019) kemarin. Keduanya diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kota Mojokerto, petugas langsung melakukan visum.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar