Hukum & Kriminal

Diusut Kejari, Ini Jawaban PDAM Gresik Soal Proyek Pipanisasi Air Rp 7,9 Miliar

Gresik (beritajatim.com) – BUMD Pemkab Gresik, PDAM Giri Tirta Ceria akhirnya angkat bicara terkait dengan pengusutan dugaan korupsi pipa air PDAM di Desa Laban, Kecamatan Menganti, Gresik yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Manajemen PDAM Giri Tirta Ceria melalui Dirut Siti Aminatus Zahriyah menuturkan, proyek pipanisasi air senilai Rp 7,9 miliar itu tidak bersumber dari dana APBN, APBD maupun dana perusahaan dalam hal ini PDAM Giri Tirta Ceria Gresik.

“Dana itu murni bersumber dari dana swakelola alias dana swasta. Sehingga jika ada ketidaksesuaian dalam pembangunan PDAM maupun Pemkab Gresik tidak dirugikan,” tuturnya, Kamis (18/06/2020).

Masih menurut Siti Aminatus Zahriyah, investasi pipa tersebut dilakukan oleh Perumahan Greenland Menganti. Mereka melakukan pembangunan secara mandiri dengan menunjuk salah satu kontraktor pelaksana. Jadi tidak ada dana perusahaan atau APBD yang keluar.

Ia menambahkan, selama pembangunan PDAM Giri Tirta Ceria Gresik membantu pihak perumahan dalam melakukan pengawasan terhadap kontraktor pelaksana. Disamping juga pihaknya membantu penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ideal untuk proyek pipa agar debit air bisa mengalir secara optimal kepada masyarakat yang ada di perumahan Greeland Menganti.

“RAB disusun secara detail oleh Direktur Teknik agar kelak saat proyek pipanisasi diserah terimakan dari pengembang kepada kami tidak ada kendala. Sekali lagi sifatnya PDAM ini hanya guiden, dan tidak ada kerugian perusahaan,” imbuhnya.

Terkait dengan ini lanjut Siti Aminatus Zahriyah, pihaknya justru mendampingi pihak kejaksaan yang akan melakukan uji fisik proyek dan pengecekan di lapangan.

“Kalau ditemukan ada ketidaksesuaian maka kami menolak untuk melakukan serah terima sampai kontraktor pelaksana melakukan perbaikan sesuai spesifikasi sesuai dengan RAB yang disodorkan PDAM,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Kasi Intel Kejari Gresik, R. Bayu Probo Sutopo mengatakan, pihaknya masih melalukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi mengenai proyek yang menelan anggaran Rp 7,9 miliar tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan di lapangan. Salah satunya, dengan mengecek kondisi fisik secara langsung pipa PDAM di Jalan Raya Desa Laban hingga ke dalam perumahan Greenland Menganti,” katanya.

Lebih lanjut Bayu menyatakan tim Pidsus Kejari Gresik kemarin (17/6) melakukan cek fisik di Perumahan Greenland. Namun, dirinya tidak menyebut secara detail tahapan penyelidikan hingga saat ini.

“Tim kami masih bekerja jadi mohon waktu,” tandasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar