Hukum & Kriminal

Ditangkap di Malang, 2 Betis Jambret Asal Mojokerto Ditembak Petugas

Mojokerto (beritajatim.com) – Kedua betis Angga Sukma Lesmana (27) ditembak anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto mencoba kabur saat hendak diamankan.

Pelaku merupakan jambret yang diamankan petugas di Terminal Arjosari, Kabupaten Malang pada, Jumat (26/7/2019) kemarin. Sebelumnya pelaku bersembunyi di rumah kekasihnya, wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Namun kedatangan petugas diendus pelaku.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka mengatakan, pelaku diamankan setelah petugas mendapatkan laporan dari korban Sri Ratri Handayani (49) warga Vila Adonia Blok, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, akhir bulan Juni lalu.

“Korban dijampret pelaku saat melintas di Jalan Jawa Perum Gatoel, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Uang senilai Rp850 ribu, dua handphone merk Oppo dan Asus berhasil dibawa kabur pelaku. Korban tejatuh setelah tas dibawa ditarik pelaku,” ungkapnya, Sabtu (27/7/2019).

Setelah korban melapor pada 27 Juni lalu, petugas melakukan pengejaran dan melakukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan). Kamis (25/7/2019) sekira pukul 18.30 WIB, petugas mendapati informasi akan keberadaan pelaku berada di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

“Setelah ditelusurui, pelaku bersembunyi di rumah pacarnya di area Wajak, Malang. Namun saat petugas datang, pelaku mengetahui sehingga berhasil kabur. Pengejaran dilakukan kembali setelah petugas mendapat informasi keberadaan pelaku di kawasan Terminal Arjosari, Kabupaten Malang,” katanya.

Masih kata Kasat, pelaku berencana kabur ke Mojokerto namun berhasil diamankan petugas pada, Jumat (26/7/2019) sekira pukul 07.00 WIB. Namun petugas terpaksa melumpuhkan kedua betis pelaku, ini lantaran pelaku mencoba kabur dan berusaha melawan petugas.

“Dari tangan pelaku diamankan HP merk Asus Zenfone warna hitam, motor Honda Vario nopol S 5500 RR dan uang Rp835 ribu. Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai Kekerasan ancaman 9 tahun penjara. Sementara kerugian yang dialami korban sekitar Rp4 juta,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar