Hukum & Kriminal

Ditagih Hutang, Petani Lereng Kelud Kediri Habisi Tetangga

Kediri (beritajatim.com) — Bowo (35) warga Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri merupakan pelaku pembunuhan terhadap Setiyono (38) tetangganya sendiri. Dia diringkus petugas, sesaat setelah melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau.

Bapak satu anak ini mengaku, pertikaian dengan korban dilator belakangi oleh hutang piutang. Korban menagih hutang uang kepada pelaku sambil menodongkan pisau, hingga kemudian terjadi perkelahian. Pelaku berbalik menguasai pisau dan menusuk korban hingga meregang nyawa.

Kejadian itu bermula ketika pelaku memiliki hutang uang sebesar Rp 2 juta kepada korban. Hutang tersebut selama satu tahun terakhir. Karena tak kunjung dilunasi, korban akhirnya menagih hutang melalui pesan whatsapp dan janjian ketemu di rumah pelaku pada Senin malam.

Sesampainya di rumah pelaku, korban mengambil pisau yang terselip di bambu Kandang Ayam. Setelah itu, korban langsung menagih hutang sambil menodongkan pisau ke arah leher pelaku . Sempat ditepis pelaku hingga terjadi perkelahian, pelaku kemudian berbalik menguasai pisau dan langsung menusuk korban di bagian ulu hati. Korban sempat dilarikan ke bidan terdekat, namun nyawa nya tidak tertolong .

“Kasus perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini dilatarbelakangi oleh hutang piutang. Pelaku memiliki hutang kepada korban. Tetapi pelaku emosi saat ditagih korban,” kata Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal, Selasa (22/1/2019).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebelah pisau, baju korban dan handphone. Tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman  hukuman selama 15 tahun penjara atau pasal 351 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. [nng/ted].





Apa Reaksi Anda?

Komentar