Hukum & Kriminal

Dispensasi SIM Berakhir 31 Agustus, Buruan Urus Baru

Warga menunjukkan SIM C miliknya yang harusnya diganti baru lantaran masa berlaku sudah habis. [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 belum juga usai. Oleh sebab itu, pihak kepolisian masih memberikan dispensasi kepengurusan SIM (Surat Izin Mengemudi). Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra menjelaskan, pihaknya tetap mengikuti surat telegram Korlantas Polri yang memberi dispensaai 31 Agustus 2020. Telegram tersebut adalah memberikan dispensasi pengurusan SIM dan tilang tetang pasal Pasal 281 UU No.22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas.

“Jadi dispensasi tilang yang masa aktif SIM pada 17 Maret hingga Juni 2020 itu hanya berlaku sampai 31 Agustus 2020. Sehingga kami minta ke pengendara agar segera mengurus SIM yang masa aktifnya sudah habis. Jika mengurus usai 31 Agustus maka akan diberlakukan pembuatan SIM baru,” jelasnya, Jumat (28/8/2020).

Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan, Satuan Lalu lintas Polrestabes Surabaya mencatat ada 1.000 lebih warga yang memperpanjang SIM per hari. Padahal kepolisian sudah membatasi dan bahkan menutup perpanjangan maupun pembuatan lisensi pengendara baru ini. Teddy Candra juga menjelaskan, warga yang dapat dispensasi tercatat kurang lebih 75 ribu orang.

“Dispensasinya adalah jika warga yang SIM-nya habis masa berlaku sejak tanggal 17 Maret lalu. Maka warga tak perlu bikin SIM baru, cukup perpanjang saja. Sehingga masyarakat tak usah menjalani tes lapangan dan tes materi,” paparnya.

Ia juga memaparkan, Polrestabes Surabaya memberikan empat titik pelayanan. Keempat titik pelayanan ini adalah Mall BGJ, Mall TP 1, Mall Pelayanan Publik Siola dan kantor Colombo. Ke-empat titik melayani secara total sekitar 1.000 pelayanan per hari. Selain melayani perpanjangan SIM, warga juga bisa membuat SIM baru khusus di kantor pelayanan Colombo.

“Angka 75 ribu perpanjangan SIM ini adalah angka minimum. Sebab perpanjangan dan pembuatan SIM setiap orang tidak hanya satu. Ada yang memiliki beberapa SIM seperti SIM C, SIM A, SIM B, dan juga SIM B1. Sehingga angka 75 ribu itu hanya dipukul rata untuk perpanjangan SIM C saja,” tandasnya. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar