Hukum & Kriminal

Dirut PT PG Rahmad Pribadi: Saya Telah Berikan Keterangan Semua ke Penyidik

Dirut PT Petrokimia Gresik (PG) Rahmad Pribadi

Gresik (beritajatim.com)- Dirut PT Petrokimia Gresik (PG) Rahmad Pribadi menegaskan dirinya telah memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik KPK.

Seperti diberitakan,  Dirut Petrokimia Gresik diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk melengkapi berkas tersangka Taufik Agustono, Direktur PT Humpus Transportasi Kimia (HTK), sebagai bentuk pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) jasa angkutan amoniak yang menjerat mantan anggota DPR RI Bowo Sidik.

“Sebagai saksi dan warga negara yang taat hukum. Saya telah berikan semua keterangan yang dibutuhkan penyidik,” ujar Rahmad Pribadi melalui keterangan tertulis  yang diterima beritajatim.com, Jumat (22/11/2019).

Ditanya mengenai pertemuannya dengan Bowo Sidik di Penang Bistro, 31 Oktober 2017. Dijelaskan Rahmad Pribadi saat itu dirinya menjabat sebagai Dirut PT Semen Baturaja. Bersamaan dengan itu pula, dirinya dijadwalkan bertemu dengan koleganya Direktur PT Danareksa Sekuritas Saidu Solihin. Namun, disana juga ada Bowo Sidik.

“Tidak ada pembicaraan spesifik saat itu, apalagi bahas soal jasa angkutan amoniak,” tegas Rahmad.

Dalam kasus ini, Rahmad Pribadi mendukung upaya KPK dalam mengungkap kasus jasa pelayaran angkutan amoniak yang melibatkan PT Pupuk Indonesia Logistik, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), dan PT HTK.

Adapun terkait pembelian amoniak yang volumenya coba diatur oleh Bowo. Rahmad menuturkan, sebagai pembeli amoniak, Petrokimia Gresik tidak berwenang menentukan pihak atau jasa yang mengangkut amoniak.

Terlebih pada pertengahan tahun 2018 Petrokimia Gresik telah mengoperasikan pabrik Amoniak-Urea II. Pabrik baru ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi amoniak dari 445 ribu ton menjadi sekitar 1 juta ton per tahun. Sehingga, Petrokimia Gresik bisa memenuhi kebutuhan amoniak sendiri dan tidak lagi beli ke pihak lain.

“Sebagai warga negara yang baik, saya selalu memenuhi panggilan sebagai saksi, baik saat pemeriksaan oleh penyidik KPK maupun persidangan di Pengadilan Tipikor.

Sebelum menjabat Dirut Petrokimia Gresik sejak November 2018. Rahmad Pribadi pernah menjabat Direktur SDM & Umum di PG periode Januari 2016 hingga April 2017. Setelah itu, Rahmad Pribadi ditarik menjadi Dirut PT Semen Baturaja lalu kembali lagi memimpin Petrokimia Gresik hingga sekarang. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar