Hukum & Kriminal

Diperiksa Polda Jatim Terkait Video Viralnya, Ini Penyataan Taufik Monyong

Taufik Monyong seniman Surabaya saat konferensi press di Mapolda Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Taufik Hidayat atau biasa disapa Taufik Monyong seniman Surabaya memenuhi panggilan penyidik kriminal khusus Polda Jatim terkait video viral pernyataannya tentang penyebaran virus Covid 19.

Sebelum menjalani pemeriksaan, Taufik menyatakan bahwa apa yang dia sampaikan melalui video berdurasi 4 menit 55 detik tersebut merupakan bentuk ekspresinya. Dan apa yang dia lakukan adalah bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam hal ini kebijakan Presiden Joko Widodo.

Terkait pernyataannya bahwa adanya konspirasi fitnah, Taufik enggan menjelaskan dengan alasan dirinya dipanggil penyidik.

Namun Taufik menegaskan bahwa virus Corona di Indonesia ada, apabila ada pihak yang menyatakan corona tidak ada Taufik mengaku tak sependapat. “ Kalau ada yang bilang corona tidak ada maka saya yang mengatakan bahwa corona ada,” ujarnya.

Taufik Monyong

Perlu diketahui, Taufik Hidayat alias Taufik Monyong dipanggil penyidik kriminal khusus Polda Jatim, hal itu terkait video yang menantang untuk menghirup mulut pasien positif COVID-19. Itu dikatakannya untuk membuktikan jika sudah tak ada lagi kasus COVID-19 di Indonesia, khususnya di Jatim dan Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Turnoyudho Wisnu Andiko dalam jumpa persnya menyatakan bahwa Taufik dipanggil sebagai saksi terkait video yang dia buat.

“Saat ini statusnya masih sebagai saksi, kita konfirmasi apakah benar video tersebut yang bersangkutan yang bikin dan sebagainya. Setelah itu nanti kita akan panggil ahli untuk memastikan perbuatan melawan hukum yang dilakukan yang bersangkutan,” ujar Turno, Kamis (11/6/2020).

Turno menambahkan, dari informasi penyidik akan beberapa ahli yang akan dihadirkan guna memberikan keterangan diantaranya ahli bahasa, ahli IT, ahli pidana dan juga ahli kesehatan. “ Jadi bertahap nanti kita mintai keteranga,” ujarnya.

Perlu diketahui, dalam video yang diunggah Taufik Monyong disebutkan bahwa COVID-19 ini tak lain merupakan konspirasi fitnah yang diada-adakan. Dia meminta masyarakat tidak panik karena sejatinya COVID-19 tak ada di Indonesia.

Ucapan Taufik itu ada dalam video yang viral di media sosial hingga aplikasi percakapan. Dalam video berdurasi 4 menit 55 detik yang dibuat tanggal 6 Juni 2020 ini, Monyong menyebut jika usai dirinya menghirup mulut pasien COVID-19 dan tidak meninggal dunia, berarti sudah tak ada lagi kasus COVID-19. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar