Hukum & Kriminal

Dinilai Efektif, PPKM di Ponorogo Diperpanjang Hingga 8 Februari

Operasi yustisi gabungan dilakukan setiap hari dalam masa PPKM. (FOTO/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ponorogo, harusnya sudah berakhir pada hari Kamis (4/2) kemarin. Namun, nyatanya PPKM di bumi reyog diperpanjang selama 4 hari, hingga tanggal 8 Februari 2021.

Kebijakan perpanjangan PPKM itu, berdasar kan surat edaran (SE) Bupati, Nomor:713/373/405.01.3/2021, tentang perpanjangan PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ponorogo. “PPKM diperpanjang 4 hari sampai tanggal 8 Februari 2021,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Jumat (5/2/2021).

PPKM tahapa pertama yang berjalan 2 minggu kemarin, kata Ipong cukup sukses. Hal itu berdasarkan perbandingan perkembangan kasus dan angka kesembuhan sebelum dilakukan PPKM. Meski suskses, dirinya tidak pengen terlena. Ipong khawatir jika tidak ada PPKM, kasus Covid-19 akan tinggi lagi daripada yang sekarang ini.

“Status dari merah dan menjadi orange itu kan juga salah satu pengakuan Pemerintah Pusat untuk penangan Covid-19 di Ponorogo,” katanya.

Selain itu, perpanjangan ini juga karena kasus Covid-29 yang masih tinggi. Kemudian, Pemkab Ponorogo juga menyesuaikan dari surat edaran provinsi yang menyebut PPKM perpanjang hingga 8 Februari 2021. “Untuk poin di SE kedua ini ya sama persis kayak yang pertama. Tidak ada yang ditambah maupun dikurangi,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar