Hukum & Kriminal

Dilaporkan Suami Selingkuh, RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Pindahkan Tugas Bidan

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Dr Sugeng Mulyadi. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebelum digrebek suami sendiri yang merupakan seorang anggota polisi di Mojokerto, pasangan selingkuh dokter dan bidan pernah dilaporkan suami ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Keduanya dilaporkan telah berselingkuh.

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Dr Sugeng Mulyadi mengatakan, keduanya merupakan pegawai rumah sakit milik Pemkot Mojokerto. “Dulu satu pelayanan, fungsional seorang dokter yakni ahli ortopedi tulang belakang dan bidan,” ungkapnya, Rabu (2/10/2019).

Masih kata Dr Sugeng, dokter tersebut merupakan petugas pelayanan kasus tulang belakang. Sementara bidan tersebut bertugas di ruang VIP Tribuana, namun tiga bulan lalu dipindah ke ruang kebidanan, yang tidak ada hubungan dengan pembedahan.

“Perempuan itu dipindah ke Ruang Gayatri setelah suaminya melapor jika keduanya berselingkuh. Dimungkinkan dokter bedah dan bidan itu karena sering ketemu sehingga untuk antisipasi kita pindah, meski saat itu keduanya kita panggil tidak mengakui punya hubungan,” katanya.

Sekitar bulan April 2019 lalu, pihak rumah sakit mendapatkan laporan dari suami bidan tersebut. Jika keduanya (ARP dan MY) terlibat dalam hubungan terlarang. Pihak rumah sakit pun memanggil keduanya, namun keduanya tidak mengaku jika mempunyai hubungan khusus.

“Sebenarnya empat bulan lalu, buka April kita dengar dan laporan dari suami. Istrinya ada main dengan dokter tersebut. Karena ada laporan, pengaduan sehingga keduanya dipanggil. Bahkan sempat terjadi pemukulan dalam rumah tangga si perempuan dan pihak rumah sakit klarifikasi,” ujarnya.

Namun karena tidak ada yang mengaku, lanjut Dr Sugeng, sehingga kasus tersebut dianggap selesai. Namun untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, maka bidan tersebut dipindah ke ruang kebidanan yakni Ruang Gayatri.

“Tidak ada pengakuan akhirnya selesai, jika ada pengakuan saya buat pernyataan agar tidak mengulangi. Setelah itu, kita tetap pindahkan dari Tribuana ke ruang Gayatri. Namun ternyata ketemuannya di luar dan terjadi seperti kemarin itu (pengrebekan). Yang bidan itu proses sekarang (cerai, red),” jelasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar