Hukum & Kriminal

Diklat Silat Pagar Nusa UIN Maliki Malang Tidak Berizin

Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Malang(beritajatim.com) – Polres Batu mendalami kasus kematian dua mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Yakni Miftah Rizki Pratama asal Bandung dan M Faisal Lathiful Fakhri, asal Lamongan.

Keduanya meninggal dunia saat ikut Diklat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) silat Pagar Nusa sejak, Jumat (5/3/2021), hingga Minggu, (7/3/2021). Miftah meninggal dunia di Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu dan Faisal meninggal dunia di Puskesmas Karangploso, Kabupaten Malang.

Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan, kegiatan diklat silat tidak berizin. Pihak UIN Maliki Malang telah mengkonfirmasi kegiatan ini tidak berizin. Pun dari Polres Batu dan Satgas Covid-19 Kota Batu tidak memberikan izin. Termasuk Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Oro-oro Ombo, Kota Batu.

“Mengecek ke Universitas bahwa kegiatan tanpa izin dari lembaga. Kegiatan ini pun tidak ada pemberitahuan izin ke kami, maupun ke Satgas COVID-19, jadi memang kegiatan yang di luar daripada pengetahuan baik pihak Universitas dan aparat setempat juga pengelola wisata tidak ada izin,” ujar Catur, Senin, (8/3/2021).

Dalam menyelidiki kasus ini. Telah meminta keterangan dari masing-masing keluarga mahasiswa yang meninggal dunia. Termasuk meminta keterangan Wakil Rektor 3 UIN Maliki, Malang, Isroqunajah.

Isroqunajah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kegiatan diklat silat tidak berizin. Sebab, ada surat edaran dari Rektor UIN Maliki. Bahwa selama pandemi Covid-19 seluruh kegiatan mahasiswa dihentikan. Termasuk proses perkulihaan yang dilakukan secara daring.

“Tidak minta izin ke Kampus. Karena di masa pandemi kita punya edaran rektor semua kegiatan mahasiswa di off kan (libur), kuliah saja daring. Dalam arti untuk kegiatan mobilisasi massa, dalam arti kalau daring oke. Gimana caranya kegiatan mahasiswa itu tetap jalan dan itu sudah disebarkan ke mahasiswa,” tandasnya. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar