Hukum & Kriminal

Digunakan Tempat Pemerkosaan, Rumah Kos Disegel Petugas Gabungan

Sumenep (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sumenep, melakukan penutupan terhadap sebuah rumah kos di Jl. Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep.

“Rumah kos ini terpaksa ditutup karena tidak sesuai peruntukannya. Rumah kos ini sebenarnya rumah kos khusus putri. Tapi berdasarkan laporan masyarakat, ternyata disalahgunakan,” kata Kabid Pengendalian dan Penyuluhan DPMPTSP Sumenep, Abd. Kadir, Kamis (1/7/2019).

Penutupan tempat kos ‘Restu Ibu’ itu dilakukan karena dianggap melanggar Perda Sumenep Nomor 3 Tahun 2002, Perda Sumenep Nomor 4 Tahun 2012, Perda Sumenep Nomor 8 Tahun 2018, dan Perbup Sumenep Nomor 78 Tajun 2018.

“Berdasarkan laporan masyarakat, rumah kos ini juga sering digunakan sebagai tempat minum minuman keras dan sabu. Kemudian kasus yang kemarin ini yang mengejutkan, menjadi tempat pemerkosaan bergilir,” ujarnya.

Ia menandaskan, penutupan tempat kos itu dilakukan secara permanen. “Ijin usaha rumah kos ini sudah dicabut. Jadi penutupan ini sifatnya permanen,” tegas Kadir. Sementara pemilik rumah kos tersebut enggan berkomentar terkait penutupan tempat kos miliknya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar