Hukum & Kriminal

Digelar di Tengah Pandemi Covid-19, Polresta Mojokerto Gelar Lat Pra Ops Lilin Semeru 2020

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi membuka Lat Pra Ops Lilin Semeru 2020 di Aula Hayam Wuruk Polresta Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Polresta Mojokerto menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Lilin Semeru 2020 di Aula Hayam Wuruk Polresta Mojokerto, Jumat (18/12/2020). Lat Pra Ops digelar untuk mengatur dan mempersiapkan perencanaan gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2020.

Operasi Lilin Semeru 2020 digelar dalam rangka mewujudkan situasi Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat menghadapi Natal dan tahun Baru 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi, didampingi Kabag Ops Polresta Mojokerto, Kompol Ibrahim Gani membuka Lat Pra Ops Lilin Semeru 2020 dan menyampaikan atensi Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo. Lat Pra Ops Lilin Semeru 2020 diikuti 60 peserta.

“Operasi Lilin Semeru 2020 digelar mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021 atau 15 hari. Kenapa sangat panjang karena bertepatan dengan jelang libur panjang masyarakat menghadapi Natal dan Tahun Baru 2021,” ungkapnya, Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, lanjut Kapolresta, Operasi Lilin Semeru 2020 fokus protokol kesehatan. Menurut mantan Kapolres Sumenep ini, pihaknya tidak segan-segan akan membubarkan jika ada kerumunan massa selain menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

“Kita tidak ada toleransi apabila ada masyarakat atau berkerumun dengan tegas kita akan membubarkan. Disampaikan Kapolda Jatim dan Wakapolda Jatim terkait tingkat kewaspadaan, jadi tidak dibenarkan anggota saat melaksanakan dilakukan sendiri dan wajib gunakan Buddy system,” katanya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta dan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo meminta anggota Polri menjalankan buddy system untuk menjaga keamanan. Buddy system merupakan prosedur keamanan yang mengharuskan minimal dua orang anggota saling menjaga dalam suatu kegiatan.

“Dalam kesiapan pos PAM, seluruh anggota yang bertugas harus selalu siap dan kompak. Bapak Pangdam juga menitipkan pesan kepada kita semua agar sinergitas TNI/Polri harus ditingkatkan jadi rencana ke depan Polresta Mojokerto akan melaksanakan patroli skala besar dengan TNI mengelilingi wilayah hukum Polresta Mojokerto,” ujarnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar