Hukum & Kriminal

Diduga Korupsi Dana Desa, Seorang Kades Segera Disidangkan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro melakukan tahap dua kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2016 senilai Rp 156 juta. Tersangka, Kepala Desa (Kades) Pragelan, Kecamatan Sekar, periode 2011-2016 Totok Sudarminto (55) kini ditahan di Mapolres Bojonegoro, Jumat (13/9/2019).

“Pelimpahan dilakukan setelah hasil penyidikan dan alat bukti dirasa sudah cukup menguatkan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka,” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli.

Hasil penyidikan, tersangka diduga melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai kepala desa. Yakni dengan cara beberapa paket pekerjaan yang sudah disahkan di Kecamatan dengan menggunakan dana desa tidak dikerjakan. Menurut Kapolres, ada sekitar 15 hingga 20 item pekerjaan yang tidak dikerjakan dan SPJ dipalsukan.

“Penyalahgunaan wewenang yang seharusnya pencairan dana desa menjadi tanggung jawab bendahara ternyata kewenangan bendahara diambil alih tersangka,” terangnya.

Dalam proses penyidikan, petugas telah mengamankan beberapa barang bukti berupa dokumen SPJ palsu dan uang hasil tindak pidana korupsi. Selain itu, ada sebanyak kurang lebih 40 orang saksi sudah diperiksa. Tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman hukuman maksimal 20 tahun, minimal 4 tahun,” pungkasnya. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar