Hukum & Kriminal

Diduga Jadi Korban Gendam, HP Milik 2 Pelajar di Kota Mojokerto Raib

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pelajaran di Kota Mojokerto kehilangan tiga handphone (HP) miliknya usai bertemu dengan dua orang tak dikenal di Jalan Semeru, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Diduga keduanya menjadi korban gendam.

Keduanya yakni, Octavian (17) daan Satria (17) pelajar asal Jalan Kawi Raya, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Keduanya mengaku kehilangan tiga unit HP dengan kerugian sekira Rp9 juta. Kasus tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kejadian tersebut terjadi pada, Selasa (19/01/2021) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian berawal saat korban sedang bertemu dengan temanya didepan sebuah tempat les di sekitar jalan Kawi, Kelurahan Wates, Kota Mojokerto. Tiba-tiba datang dua orang tak dikenal.

Korban, Octavian (17) mengatakan, kedua orang tersebut datang dengan mengendarai sepeda motor. “Saya mau pulang berjalan kaki, tiba-tiba dicegat dua orang pengendara sepeda motor. Mereka bilang mau mencari adiknya yang belum pulang,” ungkapnya, Jumat (22/1/2021).

Keduanya kemudian diminta mengantar pelaku ke rumah orang tuannya.Satu pelaku menunggu di tempat mereka pertama kali bertemu sementara satu pelaku lainnya mengajak kedua korban berkeliling dengan tujuan ke rumah orang tua pelaku.

“Ada dua. Yang satu berada di lokasi awal bersama dua teman Satria, sedangkan saya sama Satria ini diajak oleh pelaku satunya keliling. Saat itu, HP saya sama HP milik Satria dan temannya dibawa pelaku yang menunggu di tempat awal,” katanya.

Saat diajak keliling tersebut, kedua korban kemudian diturunkan di tengah jalan yakni di Jalan Arjuno Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Kedua korban ditinggalkan di pinggir jalan dan pelaku kali ke tempat pelaku satunya yang menunggu di tempat awal.

“Saat saya dipisahkan, ternyata pelaku kembali ke tempat semula. Temen Satria yang membawa HP ini diancam disuruh ngasihkan. Ada tiga yang diberikan ke pelaku, mereka mengancam jika tidak dikasih akan digebuki,” ujarnya.

Karena takut, teman korban kemudian memberikan tiga HP tersebut kepada kedua pelaku. Akibat kejadian tersebut dirinya mengaku mengalami kerugian mencapai Rp9 juta lebih. Korban mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Seingat saya, pelaku itu dua orang dan membawa sepeda motor Honda Beat bernopol L 5318 BW dan saya heran kok dengan mudah ikut sama pelaku. Padahal tidak kenal, saat itu saya seperti nggak sadar diri gitu,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar