Hukum & Kriminal

Diduga Cemarkan HMI, Warek III Universitas Trunojoyo Madura Ditetapkan Tersangka

Baju putih (memegang kertas) kuasa hukum HMI, Arif Sulaiman bersama anggota HMI.

Bangkalan (beritajatim.com) – Laporan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bangkalan ke Polres setempat akhirnya menemukan titik terang. Wakil Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Agung Ali Fahmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan UU ITE.

Penetapan Agung sebagai tersangka terjadi setelah penyidik melakukan gelar perkara, Selasa (17/3/2020). Dari hasil tersebut, Kasatreskrim Polres Bangkalan merekomendasikan penyidik untuk menerbitkan surat ketetapan tersangka pada Agung Ali Fahmi.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, setelah ditetapkan sebagai tersangka, Agung akan dipanggil untuk diperiksa.

“Kami tetapkan setelah dilakukan gelar perkara kemarin. Untuk selanjutnya penyidik akan memanggil dan diperiksa,” ucapnya, Kamis (19/3/2020).

Dikatakan, dalam kasus ini Agung Ali Fahmi ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat pasal Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum HMI, Arif Sulaiman mengapresiasi kinerja Polres Bangkalan. Ia berharap, kasus tersebut dapat segera diselesaikan.

“Terimakasih Polres Bangkalan, kami akan kawal kasus ini sampai selesai,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, pesan Agung Ali Fahmi yang sempat menyebar di group media sosial diprotes aktivis HMI 17 September 2019. Namun, ada massa tandingan yang berakibat dua mahasiswa luka berat akibat bentrok dan membuat massa makin berang.

Keesokan harinya secara resmi aktivis HMI melaporkan Warek III UTM Agung Ali Fahmi ke Mapolres setempat. Mereka melaporkan atas tuduhan pelecehan dan pencemaran nama baik terhadap organisasi yang didirikan Lafran Pane itu.

“HMI itu gak punya induk, ibunya Masyumi sudah wafat. Yatim Piatu,” ini sebagian potongan pernyataan Agung Ali Fahmi dalam salah satu grup media sosial. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar