Hukum & Kriminal

Diduga Buka Praktek Prostitusi, 6 Warkop di Tepi Jalan Panceng Ditutup

Gresik (beritajatim.com) – Diduga membuka praktek prostitusi, sebanyak enam warung kopi (Warkop) yang berada di tepi Jalan Raya Daendels atau Jalan Pantura Panceng, Gresik, ditutup.

Penutupan warkop yang diduga membuka prostitusi ilegal tersebut, berawal adanya aduan warga yang terkena penyakit sipilis setelah berhubungan intim dengan salah satu pelayan warkop.

Kapolsek Panceng AKP Darsuki mengatakan, dalam penutupan itu pihaknya juga menggandeng sejumlah musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika). Baik itu dari unsur kecamatan, Koramil Panceng, Kades Wotan, Satpol Pol PP dan petugas Puskesmas Panceng.

“Dari hasil penutupan tersebut ada enam orang penjaga warkop yang dibawa ke Puskesmas Panceng guna menjalani pemeriksaan medis. Ada satu orang menderita penyakit kelamin, dan saat ini masih perawatan,” katanya, Kamis (12/03/2020).

Darsuki menambahkan, selain melakukan razia penutupan. Pihaknya bersama Muspika Kecamatan Panceng juga mensosialisasikan bahaya penyakit HIV/AIDS. “Dampak dari kasus ini sangat meresahkan masyarakat. Terlebih lagi, kekuatiran adanya penyakit HIV/AIDS yang saat ini belum ada obatnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kades Wotan Khusnul Muslikhun menyatakan dirinya mengapresiasi razia gabungan muspika ini guna menangkal munculnya penyakit masyarakat. “Setelah razia ini kami mendata lagi sejumlah warkop yang membuka usahanya di tepi jalan. Jangan sampai ada warung yang membuka prostitusi ilegal,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar