Hukum & Kriminal

Diduga Berbuat Cabul, Oknum Dokter Tetap Layani Pasien di RS Mojokerto

Wakil Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, dr Djalu Naskutub

Mojokerto (beritajatim.com) – Oknum dokter yang dilaporkan dalam kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan, AND (60) mengaku, jika yang terjadi tidak sesuai dengan yang dilaporkan korban ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, dr Djalu Naskutub.

“Masih aktif praktek di RS, sebagai salah satu spesialis obgyn di RS. Masih praktek seperti biasa sesuai jadwal praktek dan operasi,” ungkapnya ditemui usai Musyawarah Cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mojokerto dan Seminar Diabetes Updates di salah satu hotel di Kota Mojokerto, Sabtu (23/11/2019).

Masih kata dr Dulu, dugaan kasus yang menjerat oknum dokter tersebut tidak berpengaruh ke pelayanan ke pasien. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Mojokerto, oknum dokter tersebut setiap hari bekerja di rumah sakit plat merah milik Pemkab Mojokerto sesuai dengan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Secara itu paham (oknum dokter terkait laporan korban, red), karena sudah di blow up di media. Secara itu saya tidak bisa bercerita terkait hal-hal yang disampaikan. Tidak seperti diberitakan, tidak sesuai dengan laporan korban. Versi dari yang bersangkutan perlu digali, sudah disampaikan tapi tidak seperti yang diberitakan,” katanya.

Terkait kasus yang menjerat oknum dokter tersebut, pihak RSUD Prof Dr Soekandar mengaku belum menggali sampai dalam. Terkait status kepegawaian sampai sekarang sebagai ASN Pemkab mojokerto. Pihaknya akan melihat sampai sejauh mana proses bergulir.

“Nanti akan melihat sampai sejauh mana proses ini bergulir, ini ada proses selanjutnya. Berita acara secara tim dari RS, kita akan siapkan berita acara secara resmi dari RS. Konfirmasi itu belum menggali sampai dalam. Hari Kamis tapi belum dalam. Beliau di Poli Kebidanan dan Kandungan, beliau merupakan PNS senior,” jelasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar