Hukum & Kriminal

Didatangi Satpol PP, Polisi, TNI, dan BNNK; Panik, Pemilik Warung Buang Miras ke Ladang Jagung

Tuban (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban bersama dengan Polisi, TNI dan juga BNNK Tuban melakukan kegiatan razia dengan sasaran penertiban warung yang berjualan minuman keras (Miras) yang berada di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, Minggu (18/10/2020).

Dalam razia kali ini petugas berhasil mendapatkan puluhan botol Miras jenis Arak dan juga Miras Anggur kolesen yang dibuang di dalam kebun jagung yang berada di belakang warungnya.

Begitu petugas datang, pemilik warung langsung panik. Tanpa berpikir panjang, dia membuang barang bukti ke kebun jagung.

Kegiatan razia warung yang berjualan miras itu pertama kali dilakukan dengan sasaran di wilayah Kecamatan Motong, Kabupaten Tuban. Pasalnya berdasarkan laporan dari masyarakat di Desa Sumugung, Kecamatan Montong, Tuban itu terdapat sebuah warung kopi yang diduga menyediakan miras dan juga tempat untuk berkaraoke.

“Pertama sasaran di Montong, saat kita datang warung yang tersebut sudah sepi, padahal informasinya pada waktu pagi tadi masih rame. Mungkin karena sudah bocor, akhirnya kita tidak menemukan hasil,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban.

Setelah tidak menemukan hasil di wilayah Kecamatan Montong, Tuban itu petugas gabungan kemudian melanjutkan razia dengan sasaran wilayah Kecamatan Kerek. Yang mana terdapat rumah dan warung di Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Tuban yang biasa menjual Miras dengan kadar alkohol lebih dari 5% itu.

“Pertama kita lakukan pemeriksaan di rumah milik Sukenco, yang ada di Kecamatan Kerek itu. Dari rumah itu kita temukan puluhan botol Arak siap edar yang disimpan di dalam rumah,” tambahnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di rumahnya, petugas kemudian mengarah ke warung milik keluarga dari Sukenco itu yang berada di pinggir ladang jagung. Kedatangan petugas untuk melakukan pemeriksaan warung itu diketahui oleh pemilik warung yang kemudian berlarian membuang barang bukti miras ke dalam ladang Jagung yang ada di belakang warung.

“Saat kita datang mereka berusaha membuang barang bukti miras yakni Arak dan juga Anggur Kolesen ke dalam ladang Jagung. Saat kita melakukan pencarian kita temukan dua kardus berisikan Anggur dan di samping warung terdapat Arak,” papar Joko Herlambang, setelah kegiatan razia itu.

Sememtara itu dari hasil razia Miras tersebut petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 47 botol Miras jenis Arak dan 22 botol Anggur Koleson. Selain itu tim dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban melakukan tes urine kepada lima orang pengunjung warung dan hasilnya negatif. [mut/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar