Hukum & Kriminal

Dibebaskan untuk Cegah Corona, Bandit Jalanan Ini Malah Curi Motor

Pelaku curanmor saat berada di ruang Sat Reskrim Polres Jombang, Rabu (15/4/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Deni Subarja (36) warga Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang dihakimi massa, Rabu (15/4/2020). Wajahnya pun memar-memar. Setelah tak berdaya, Deni diserahkan ke polisi untuk menjalani proses lebih lanjut.

Aksi massa itu terjadi setelah Deni tertangkap basah menggondol sepeda motor korban yang diparkir di pinggir jalan desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Korbannya adalah Agus Faisal (39) warga Dusun Sawahan, Desa Sambirejo Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Agus Faisal mengatakan, motor Yamaha Mio nopol S 3523 YJ dipakai anaknya mengantarkan uang ke rumah Ruryadi. Oleh sang anak, sepeda tersebut diparkir di tepi jalan dengan kunci masih tertancap. Sejurus kemudian, anak korban membantu menguruk lahan di rumah tersebut.

Nah, saat asyik menguruk tanah itulah dia melihat sepedanya digondol pelaku. Karuan saja, korban berteriak maling-maling. Pengejaran pun dilakukan. Pelaku menggeber motor curian itu ke arah jalan bypass Mojoagung. Bak film laga, pemilik motor memepet pelaku dan menendangnya.

Deni tak bisa menguasai keadaan. Dia hilang keseimbangan dan terjatuh ke sawah. Namun bukannya menyerah, dia bangkit dan kabur ke persawahan. Kemarahan warga pun semakin terpantik. Mereka kemudian beramai-ramai mengejar. Tak butuh waktu lama, Deni akhirnya bisa dilumpuhkan.

Warga yang sudah tersulut emosi melampiaskannya dengan menghakimi beramai-ramai. Tendangan dan pukulan mendarat empuk di tubuh pelaku. “Kemudian kita bawa ke Polsek Mojoagung dan diteruskan ke Polres Jombang,” kata Agus.

Kasatreskrim Polres Jombang Iptu Christian Kosasih membenarkan penangkapan pelaku curanmor tersebut. Bahkan dari hasil pemeriksaan akhirnya diketahui bahwa Deni baru saja dibebaskan dari Lapas Madiun. Dia masuk dalam daftar penerima program asimilasi atau pembebasan narapidana untuk penanggulangan virus corona.

“Di Madiun, pelaku terjerat kasus penggelapan. Ini baru saja keluar Lapas karena ada program asimilasi. Ternyata sekarang berbuat kriminal lagi. “Pelaku dijerat pasal pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, 5 tahun penjara,” pungkas Christian. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar