Hukum & Kriminal

Demonstran yang Ditangkap di Jember Bukan Bagian dari AJM

Jember (beritajatim.com) – Lima orang peserta aksi unjuk rasa yang ditangkap Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, bukanlah bagian dari Aliansi Jember Menggugat (AJM). Mereka dibekuk polisi pasca kerusuhan aksi unjuk rasa menentang Undang-Undang Cipta Kerja, Kamis (22/10/2020).

Lima orang tersebut terdiri atas dua orang pelajar, seorang mahasiswa, dan dua orang warga biasa. Mereka menjadi tersangka perusakan gedung DPRD Jember. Selain menangkap lima orang, polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain sebilah palu, puluhan butir batu berbagai ukuran, sarung tangan, korek pi, selongsong mercon kembang api.

Nurul Mahmuda, juru bicara AJM, mengatakan, orang-orang yang ditangkap tersebut tidak mengenakan pita dari kain mori. “Kedua, mereka bukan bagian dari 30 elemen yang terlibat dalam Aliansi Jember Menggugat,” katanya, dalam jumpa pers, Senin (26/10/2020).

AJM tidak menghendaki adanya kerusuhan. “(Situasi kacau saat aksi) di luar kontrol. Kami sangat menyayangkan, dan dalam hal ini Aliansi Jember Menggugat adalah aksi damai. Kami meminta maaf terhadap hal tersebut,” kata Nurul.

Sebelumnya, polisi juga sempat mengamankan beberapa oknum sebelum aksi berlangsung. “Isu yang beredar memang demikian, karena saya dikonfirmasi pihak keamanan bahwa ada upaya provokatif sebelum aksi, sehingga kepolisian melakukan tugas dalam bentuk penangkapan sementara. Alhamdulillah, setelah dilakukan penyelidikan, pihak yang tertangkap tersebut akhirnya dibebaskan, karena informasi yang kami dapat, mereka tidak sengaja,” kata Nurul.

Nurul menyebut demonstran yang ditangkap sebelum aksi sebagai oknum. “Kenapa kami sebut oknum, karena kami belum memasuki jam aksi kami. Penangkapan kurang lebih pada pukul 12 atau sebelum itu. Kami merasa tidak bisa bertanggungjawab penuh atau mengidentifikasi, karena titik kumpul kami di double way Universitas Jember pada jam satu. Kejadian sebelum jam satu. Penangkapannya di mana saya kurang paham,” katanya. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar