Hukum & Kriminal

Demi Bayar Angsuran Mobil, Pria Asal Ponorogo ini Gadaikan Sepeda Motor Rental

Barang bukti sepeda motor rental yang digadaikan tersangka. (Foto/Polsek Baandan)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebagai orang yang berpredikat sarjana ekonomi, tindakan Nurwachid (31), warga Desa Ngunut Kecamatan Babadan Ponorogo ini seperti tidak mengamalkan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Bagaimana tidak, saat ini dirinya menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor. Dia melakukan itu karena terlilit utang, tidak bisa menyicil angsuran mobilnya.

“Alhamdulillah, kami berhasil mengungkap kasus penipuan dengan penggelapan, selain mengamankan tersangka, kami juga mengamankan barang bukti sepeda motor yang digadaikan,” kata Kapolsek Babadan IPTU Yudi Kristiawan, Rabu (1/7/2020).

Kasus itu bermula saat tersangka Nurwachid, laki-laki berpredikat sarjana ekonomi itu menyewa sepeda motor kepada korban Suryaningsih, warga Kelurahan Mangunsuman Kecamatan Siman Ponorogo. Dengan perjanjian biaya sewanya Rp 25 ribu per harinya. Oleh korban, pelaku disuruh membayar setiap seminggu sekali. Namun, tersangka hanya membayar lima hari saja. Setelah itu, tersangka tidak bisa dihubungi dan ditemui. “Karena tidak bisa dihubungi, akhirnya korban melaporkan kejadian itu kepada kami,” katanya.

Berbekal informasi dari korban, satreskrim Polsek Babadan mulai melakukan penyelidikan. Tidak butuh waktu lama, petugas berhasil menagkap tersangka saat ada di rumahnya. Menurut pengakuan Nurwachid, uang sepeda motor yang digadaikan itu digunakan untuk membayar angsuran mobil milik tersangka. “Tersangka kami jerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan, dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar