Hukum & Kriminal

Datangi Polrestabes, Gadis Ini Kebingungan Saat Foto dan Nomornya Dipakai Akun BO

SR (19) wanita asal Surabaya Timur saat mendatangi Polrestabes Surabaya belum lama ini. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Hujan turun dengan derasnya di sudut Kota Surabaya malam waktu itu. Terlihat dua wanita perawakan langsing tampak berdiri di depan pintu Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya. Dua wanita ini sesekali menggosokkan tangannya karena hujan tak kunjung berhenti dan membuat suhu udara semakin rendah.

Beritajatim.com yang saat itu usai mengikuti gelar perkara pun mencoba mendatangi dan menyapa. Ternyata dua wanita ini usai mendatangi SPKT Polrestabes Surabaya untuk melaporkan tindakan kriminali terhadapnya.

SR (18) warga Surabaya wilayah timur ini mengaku jika fotonya dipajang dan nomor telepon pribadi juga dijadikan status di Twitter. Bahkan yang lebih paranya lagi, cuitan akun PA 1 menuliskan bahwa dirinya wanita panggilan.

“Malah dibilang hanya bayarin hotel saja. Padahal saya gak pernah lakukan itu. Makanya saya laporkan ke Polrestabes Surabaya ini,” jelasnya kepada beritajatim.com, belum lama ini.

SR awalnya ragu menjelaskan kasusnya ke jurnalis lantaran ia takut akan jadi momok besar. Namun usai beritajatim.com mencoba meyakinkan, ia pun berkenan jika kasusnya diangkat dengan nama inisial. Ia menjelaskan jika awalnya dia dihubungi sejumlah lelaki hidung belang untuk menemaninya tidur di hotel.

Karena merasa terganggu, ia pun memutus sambungan telepon itu. Kemudian sejumlah lelaki lain juga menghubunginya dengan jarak waktu yang singkat usai lelaki pertama yang diblockir nomornya. Kembali ia pun memarahi para lelaki yang hubunginya ini. Sampai akhirnya ada seorang kelaki yang membeberkan jika foto dan nomornya dijadokan status twitter.

“Dari situ saya dapat link dan melihat nomor serta foto saya terpapang jelas. Bahkan dikatakan bisa tidur bareng asal hotel sudah siap,” lanjutnya.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar menyebutkan bahwa korban benar sudah datang ke Polrestabes Surabaya melaporkan kejadian ini. Namun tetiba korban mengurungkan diri karena ingin menghubungi rekannya terlebih dahulu.

“Benar ada mau lapor tapi gak jadi. Sampai sekarang belum ada laporan kembali terkait kasus tersebut,” paparnya. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar