Hukum & Kriminal

Data Gaji Hingga SK Pemberhentian Bupati Mojokerto juga Diminta Penyidik KPK

Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Mojokerto, Dian Anggraeni usai menjalani pemeriksaan KPK di lantai II Aula Wirapratama Polresta Mojokerto, Kamis (23/1/2020). [Foto: misti/beritajatim.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga meminta data gaji mantan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa (MKP). Hal tersebut sampaikan Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Mojokerto usai menjalani pemeriksaan lembaga anti rasuah.

Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Mojokerto, Dian Anggraeni datang hampir bersamaan dengan Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari yang merupakan adik mantan bupati Mojokerto dua periode tersebut. Dengan menggenakan baju batik dan membawa berkas, Dian masuk ke lantai II sekitar pukul 10.16 WIB.

Sekira pukul 11.50 WIB, Dian turun masih dengan membawa berkas yang dimasukkan dalam map plastik. Dian mengaku, datang ke penyidikan KPK karena diminta data gaji MKP selama menjabat sebagai Bupati Mojokerto. Ia juga mengaku sudah selesai dalam pemeriksaan tersebut.

“Sudah selesai. Saya hanya diminta data, data gaji pak MKP mulai menjabat (menjabat sebagai Bupati Mojokerto, 2010-2018) dan SK Pemberhentian bapak (MKP),” tegasnya, Kamis (23/1/2020).

Tak lama mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko pun turun. Namun di hadapan wartawan yang mencoba mengorek keterangan, ia mengaku diberikan waktu untuk sholat sehingga pemeriksaan masih dilanjutkan usai istirahat. “Istirahat dulu. Soal TPPU (pemeriksaan),” pungkasnya.

Sementara hingga kini, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang merupakan adik kandung mantan bupati yang terjerat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini masih berada di lantai II Aula Wirapratama Polresta Mojokerto.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar