Hukum & Kriminal

Darurat Narkoba, Ini Terobosan Polres Mojokerto Kota

Cangkrukan Diskusi Kamtibmas (Candi Mas) yang digelar di halaman rumah dinas (rumdin) Kapolres Mojokerto Kota, Jl Pahlawan Kota Mojokerto, Rabu (14/8/2019) malam. [foto/Misti P]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tingkat kedaruratan bahaya narkoba di wilayah Polres Mojokerto Kota dinilai sangat mengkhawatirkan karena tidak adanya kepedulian dan ketakutan di masyarakat. Sehingga Polres Mojokerto Kota akan menggelar Lomba Lingkungan Aman dari Kriminalisasi dan Bersih dari Narkoba (Aman Bersinar).

Targetnya, akan ada perwakilan dari RT, RW atau lingkungan di masing-masing kelurahan yang akan mengikuti lomba tersebut bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Yakni mengangkat baik kearifan lokal maupun keberhasilan-keberhasilan di daerah tersebut untuk menjadi contoh bagi daerah lain.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, Polres Mojokerto Kota bersama seluruh stakeholder di Kota Mojokerto mulai RT/RW sampai Camat hadir di acara Candi Mas (Cangkrukan Diskusi Kamtibmas), Rabu (14/8/2019) tersebut, untuk membicarakan langkah kongkrit tindak lanjut dari Gerakan Brantas (Berani Lawan Narkoba dan Kriminalitas).

“Kegiatan yang kami angkat dalam acara ini adalah kesiapan untuk melaksanakan Lomba Lingkungan Aman Bersinar. Aman dari Kriminalisasi dan Bersih dari Narkoba. Di dalam kegiatan ini, banyak masukan dari masyarakat dan tokoh lingkungan yang menyampaikan berbagai masukan untuk mengkonsep Lomba Lingkungan Aman Bersinar,” ungkapnya.

Sehingga Lomba Lingkungan Aman Bersinar nantinya lebih berbobot, bermanfaat dan lebih berkembang kedepannya. Yakni untuk meningkatkan, rasa kepedulian dan keberanian untuk bertindak melawan dan berkembangnya narkoba di Kota Mojokerto. Dengan target minimal ada perwakilan dari RT, RW atau lingkungan di masing-masing kelurahan.

“Ada perwakilan yang akan mengikuti kegiatan ini sehingga menjadi contoh bagi daerah lain yang akan mengangkat baik itu kearifan lokal maupun keberhasilan-keberhasilan di daerah tersebut untuk menjadi contoh bagi daerah lain. Terutama dari generasi muda maupun generasi yang sudah lebih dewasa,” katanya.

Dia menjelaskan, dirangkulnya generasi muda karena generasi muda dinilai memiliki daya dorong yang besar dan memiliki kreatifitas inovasi yang tentunya sesuai dengan era saat ini. Yakni era milenial. Hal tersebut juga diharapkan bisa membantu kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas narkoba.

“Karena peran serta masyarakat terhadap pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota cukup kecil. Ini karena ada ketakutan, adanya intimidasi atau ancaman dari pihak-pihak tertentu yang berkaitan dengan jaringan narkoba dan juga mungkin adanya atau kurangnya kepedulian masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjut Kapolresta, sangat disayangkan karena ancaman terhadap narkoba setiap saat bisa hinggap atau datang ke keluarga tanpa disadari. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar melalui gerakan tersebut ada kepedulian terhadap masyarakat lingkungan yang dimulai dari keluarga kemudian lingkungan terkecil yaitu RT/RW.

“Tujuan awal lomba ini sendiri agar bisa menjadi stimulan atau pendorong. Agar masyarakat mau ikut bekerja bersama kepolisian dan bersatu agar semua komponen itu memiliki rasa tanggungjawab. Karena tingkat kedaruratan di kota ini sangat mengkhawatirkan dan itu tidak bisa dilakukan hanya dari upaya-upaya kepolisian dan BNN saja,” jelasnya.

Namun, lanjut Kapolresta, dibutuhkan sinergi dari seluruh komponen masyarakat untuk memberantas narkoba. Kapolresta menambahkan Lomba Lingkungan Aman Bersinar akan dikonsep secepat mungkin dan di akhir tahun 2019 ini ada penjurian dan setiap kelurahan akan diminta perwakilannya.

Acara Candi Mas (Cangkrukan Diskusi Kamtibmas) sendiri digelar di halaman rumah dinas (rumdin) Kapolres Mojokerto Kota di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto, Rabu (14/8/2019). Dalam acara dengan narasumber Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi ini dihadiri perwakilan mulai dari RT/RW, kelurahan hingga Camat. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar