Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Gus Samsudin vs Pesulap Merah, Ada Dugaan Video Dipotong-potong

Surabaya (beritajatim.com) – Pengaduan dari pemimpin Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin atas dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor pesulap berinisial HS alias MR masih didalami Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto mengatakan, upaya hukum yang sedang dilakukan oleh pihak Samsudin hingga saat ini masih dalam status pengaduan.

Penyidik masih akan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan lanjutan untuk menangani pengaduan tersebut. Mulai dari pengumpulan alat bukti hingga mengagendakan pemeriksaan terhadap Samsudin sebagai pihak pembuat aduan.

“Kami masih mendalami dulu laporan yang saudara Samsudin yang disampaikan ke kita. Nanti kalau sudah menemukan bukti-bukti terkait laporan tersebut nanti kita segera upayakan untuk memanggil yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Samsudin mengadukan seorang berinisial HS atau MR yang diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap pemimpin padepokan yang berlokasi di Kabupaten Blitar itu.

“Kemarin yang bersangkutan menyatakan bahwa kalau YouTube yang bersangkutan itu dipotong-potong yang diambil oleh seseorang di situ,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Gus Samsudin mendatangi SPKT Mapolda Jatim untuk melaporkan seorang pesulap berinisial MR ke SPKT, Rabu (3/8/2022) siang.

Upaya hukum tersebut, terpaksa ditempuh Gus Samsudin karena menganggap MR seorang selebritis yang identik dengan penampilan eksentrik gaya rambut ‘Harajuku’ berwarna merah itu, telah membuat opini publik yang cenderung menyudutkan dirinya.

Menurut kuasa hukum Gus Samsudin, Teguh Puji Wahono, sosok MR dianggap telah mencemarkan nama baik Gus Samsudin.

Pasalnya, MR belakang ini, melalui channel YouTube yang dikelolanya, membuat sebuah konten yang bermuatan penggiringan opini publik.

Penggiringan opini yang dibuat MR dalam konten YouTube-nya cenderung mendiskreditkan sosok Gus Samsudin sebagai pemimpin padepokan.

Metode pengobatan yang diterapkan Gus Samsudin dalam padepokannya, dianggap oleh MR sebagai trik yang berorientasi pada penipuan.

Padahal, lanjut Teguh, pihak RM tidak bisa membuktikan kebenaran dari pernyataannya melalui beberapa konten video YouTube milik RM.

“Jadi kedatangan kami ke sini untuk melaporkan si marcel atau pesulap merah atas tindak pidana pencemaran nama baik dan ujaran kebencian menggiring opini masyarakat apa yang dilakukan Gus Samsudin menipu atau sebuah trik. Nanti akan diproses sesuai hukum berlaku,” ujarnya di depan Kantor SPKT Mapolda Jatim, Rabu (3/8/2022).

Pria berkemeja lengan pendek warna putih itu menjelaskan, bahwa MR bakal dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE.

Kini, ungkap Teguh, pihaknya sudah memiliki sejumlah video dari konten MR yang bermuatan penggiringan opini terhadap sosok Gus Samsudin.

Video tersebut disimpan dalam sebuah perangkat keras Flashdisk (FD) yang nantinya bakal dilampirkan dalam berkas pelaporan yang sedang diurusnys ke pihak petugas SPKT dan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Pasalnya 27 ayat 3 sama 28 ayat 2 UU ITE. Barang bukti yang dibawa video. Yang dilaporkan di konten si M. Jumlah video, sudah banyak beredar di media sosial dan YouTube-nya. Nama channel Marcel Rhadilva,” jelasnya. [uci/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar