Hukum & Kriminal

Danlanud Iswahjudi: Penerbang Mutlak Punya Kemampuan SERE

Pelatih memberikan bekal/teori tata cara menjerat binatang selama berada di hutan pada Latihan Survival.

Magetan (beritajatim.com) – Survival dasar mutlak diperlukan bagi setiap awak pesawat sebagai bekal melaksanakan operasi penerbangan yang penuh dengan resiko, apalagi selaku penerbang menjadi sasaran dalam medan pertempuran.

Oleh karena itu seorang penerbang mutlak mempunyai kemampuan (SERE), Survival (bertahan hidup), Evasion (penghindaran) Resistance (perlawanan) dan Escape (melarikan diri). “Ini perlu dilakukan supaya prajurit bisa adaptasi di segala kondisi,” kata Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, setelah membuka latihan survival dasar bagi penerbang dan perwira teknik, di lapangan Dirgantara, Minggu (17/2).

Lebih lanjut Danlanud Iswahjudi mengatakan bahwa tujuan latihan survival yang diikuti oleh 40 pilot dan 5 ground crew ini adalah untuk menyegarkan kembali dan mempersiapkan fisik maupun mental peserta. Agar mampu menghadapi keadaan darurat, baik didarat maupun dilaut. Hal tersebut sebagai upaya untuk menyelamatkan diri pada saat mengalami musibah, dalam melaksanakan misi penerbangan.

Sehingga para peserta mampu mengenali berbagai bentuk ancaman rintangan serta dapat bertahan hidup dengan memanfaatkan medan yang ada. “Dan selanjutnya mampu mencari tempat yang aman, dan mudah dilihat pasukan kawan guna mendapatkan pertolongan,” kata Marsma TNI Iko.

Dia berharap agar para peserta latihan survival dasar ini, memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan latihan dengan maksimal. Patuhi semua ketentuan dan perintah yang diberikan oleh para pelatih, agar latihan dapat berjalan tertib aman dan lancar. Untuk pelaksanaan jungle survival maupun sea survival rencananya akan dilaksanakan di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo tanggal 21-22 Februari 2019, mendatang. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar