Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Dandim Lamongan Kunjungi Lembaga Pemasyarakatan

Dandim 0812 Lamongan, Letnan Kolonel (LetKol) Kav Endi Siswanto Yusuf saat silaturahmi ke KaLapas IIB Lamongan, Mahrus, Kamis (20/1/2022).

Lamongan (beritajatim.com) – Dandim 0812 Lamongan, Letnan Kolonel (LetKol) Kav Endi Siswanto Yusuf melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, pada Kamis (20/1/2022).

Diketahui, kunjungan Dandim 0812 ke Lapas IIB Lamongan ini merupakan kali pertama setelah bergantinya Kepala Lapas Lamongan yang lama ke Plt Kalapas Lamongan yang baru.

Dalam kesempatan ini, Letkol Endi menyampaikan rasa terimakasihnya atas sambutan baik yang telah dilakukan oleh Plt Kapas Lamongan, Mahrus.

“Terima kasih Pak Mahrus yang telah menyambut kami dengan kompak bersama jajaran,” ujar Letkol Endi.

Selain untuk menjalin kordinasi dan silaturahmi dengan pihak Lapas, kedatangan Letkol Endi juga dimaksudkan untuk memastikan kondisi terkini dari Lapas, baik dari pegawai, tahanan atau narapidana.

“Kunjungan ini dalam rangka meningkatkan koordinasi, sinergi dan kebersamaan antara Lapas Kelas IIB Lamongan dengan Kodim 0812 Lamongan mengenai antisipasi deteksi dini ketertiban dan keamanan,” tutur Letkol Endi.

Sementara itu, Plt. Kepala Lapas Lamongan, Mahrus, dalam kesempatan ini pun menyampaikan ucapan terimakasihya kepada Letkol Endi atas agenda kunjungan yang dilakukan di Lapas Lamongan.

“Kami mengucapkan terimakasih. Di sela-sela waktu yang begitu padat, ditambah lagi seluruh jajaran TNI harus turut ikut serta dalam menangani penyebaran Covid-19 di Lamongan, namun Pak Dandim masih meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Lapas Lamongan,” kata Mahrus.

Lebih lanjut, Mahrus menyampaikan, bahwa saat ini ada kelebihan kapasitas di hampir seluruh Lapas yang ada di Indonesia, tak terkecuali Lapas Lamongan.

“Jumlah Narapidana dan Tahanan untuk perhari ini berjumlah 514 orang, dan hampir di seluruh Lapas di Indonesia telah overload, termasuk di Lapas IIB Lamongan ini,” bebernya.

Ditambahkan oleh Mahrus, sekitar 70 sampai 80 persen mereka yang masuk ke Lapas Lamongan ini adalah orang-orang yang terjerat kasus Narkoba.

Mengenai faktor penyebabnya, Mahrus menyebut, terdapat sejumlah faktor yang melatarbelakangi banyaknya narapidana dan tahanan yang terjerembab kasus narkoba di Lamongan.

“Ikatan kelompok kuat dan ekonomi lemah merupakan faktor penyebab mengapa banyak yang masuk di dalam Lapas. Kami berharap, silaturahmi ini tetap berjalan agar sinergitas Lapas Lamongan dan Kodim 0812 Lamongan tetap solid,” pungkasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar