Hukum & Kriminal

Dana Nasabah Bumi Putera Disebut Diinvestasikan untuk Bangunan Gedung Kantor

Surabaya (beritajatim.com) – Aliran dana para nasabah Asuransi Bumi Putera mulai menemukan titik terang. Hal itu terungkap melalui mediasi atau pertemuan antara kelompok nasabah yang merasa menjadi korban dengan Kantor Bumi Putera Wilayah Surabaya 1 Jawa Timur, Senin (7/9/2020).

Kepala Kantor Bumi Putera Wilayah Surabaya 1 Jawa Timur Juliono, kepada massa aksi mengungkapkan jika dana nasabah sebagian diinvestasikan dalam bentuk gedung bangunan. Lebih tepatnya, gedung bangunan yang menjadi kantor Bumi Putera di berbagai tempat.

“Kayak misal kantor ini (Kantor Bumi Putera Wilayah Surabaya 1 Jawa Timur), ini kan kita sewakan juga, jadi wujud investasi kan. Lalu ada juga itu misalkan, di Juanda, itu kan kalau 5 milliar laku lah. Hampir seluruh kantor Bumi Putera milik sendiri,” ujar Jul, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, menurutnya, saat ini pihak Bumi Putera tengah mengupayakan untuk bisa menjual aset-aset investasi itu untuk bisa mengganti uang para nasabah. “Saat ini kami tengah menggugat OJK untuk itu,” bebernya.

Baca Juga:

    “Sama OJK ini kita belum boleh jual. Ini sedang kita gugat agar bisa kita jual lalu untuk bayar ke Bapak dan Ibu sekalian,” tambah Jul.

    Di sisi lain, para nasabah agar dana mereka yang dihimpun bisa dikembalikan sesuai kontrak yang mereka tandatangani. “Kami ingin yang pasti ada penjelasan bagaimana uang kami bisa kembali saat ini. Karena ini ada yang sudah lebih dari setahun status dananya juga belum jelas. Kami ingin ini jelas,” ujar Hanafi, tokoh pergerakan korban Asuransi Bumi Putera, usai melakukan unjuk rasa sekaligus mediasi.

    Latar belakang korban, menurut Hanafi, bukan dari kalangan masyarakat yang luar biasa kaya. Untuk itu, pengembalian dana yang sudah dihimpun sangat berarti bagi mereka.

    “Warga ini bukan yang kaya gimana itu. Mereka ikut asuransi ini karena dianggap bagian dari tabungan. Sekarang, kondisi begini, sudah habis kontrak, maka itu sangat berarti bagi mereka. Ada yang butuh buat bayar sekolah anaknya, uang kuliah, dan lain sebagainya,” tambah Hanafi. [ifw/kun]





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar