Hukum & Kriminal

Dampingi Tim Kodam V/Brawijaya, Dandim 0804/Magetan Apresiasi Upaya Tiga Pilar Desa Truneng

Tim Penilai dari Kodam V/Brawijaya yang dipimpin Waaster Kasdam V/Brawijaya Letkol Inf Adiarso saat menilai posko PPKM mikro, di Desa Truneng, Magetan, Minggu (21/2/2021).(Foto/Penerangan 0804).

Magetan (beritajatim.com) – Posko PPKM Mikro Penanganan Covid-19 Desa Truneng, Sukomoro di wilayah Kodim 0804/Magetan menjadi sasaran penilaian Tim Penilai dari Kodam V/Brawijaya.

Kedatangan Tim Penilai dari Kodam V/Brawijaya yang dipimpin Waaster Kasdam V/Brawijaya Letkol Inf Adiarso, disambut Dandim 0804/Magetan beserta jajaran Forkopimda.

“Desa Truneng terpilih mewakili Kodim 0804/Magetan dalam lomba penilaian Posko PPKM berskala Mikro, hingga saat ini Desa Truneng mendapatkan predikat zona hijau dalam penyebaran Covid-19,” kata Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo saat ditemui di lokasi, Minggu (21/2/2021).

Pencapaian yang membanggakan itu menurutnya tak lepas dari adanya upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh semua pihak terkait dan tentunya juga dari masyarakat Desa Truneng sendiri.

“Semoga sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri dan Pemerintah Desa (Tiga Pilar Desa) dapat terus terjalin dengan baik, sehingga dapat menekan dan memutus angka penyebaran Covid-19,” harapnya.

Sementara itu, Letkol Inf Adiarso mengatakan, jika pemberlakuan PPKM berskala mikro yang dilaksanakan harus mengacu pada keputusan Mendagri dan Gubernur Jatim. “Kepala Desa harus bersinergi dengan unsur pelaksana, termasuk peran Babinsa, Bhabinkamtibmas dan komponen masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, dalam mengendalikan dan memutus mata rantai Covid-19,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dalam upaya pengendalian Covid-19 tersebut, tentunya harus dilengkapi sejumlah perlengkapan lainnya, termasuk sarana dan prasarana protokol kesehatan sebagai langkah awal atau titik tolak untuk mencapai tingkat keberhasilan PPKM mikro.(asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar