Hukum & Kriminal

Curi Motor dan Love Bird, Kuli Bangunan Ini Dapat Bagian Rp 900 Ribu

Sepeda motor hasil curian yang dijadikan BB


Sumenep (beritajatim.com)
– Setelah buron selama 15 bulan, Ongki Surya (20), warga Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), berhasil diringkus aparat kepolisian setempat.

“Tersangka Ongki merupakan hasil pengembangan terhadap tersangka Hasan yang lebih dulu ditangkap dalam kasus curat di Desa Taman Sare, Dungkek,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (19/09/2019).

Tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan ini melakukan pencurian di rumah Sahwi (46), bersama Hasan dan Majudi. Mereka mempunyai peran yang berbeda-beda.

“Tersangka Ongki mendapatkan peran untuk memantau situasi di sekitar rumah korban. Ketika dianggap aman, maka dua pelaku lain melakukan aksinya, masuk ke rumah korban,” terangnya.

Dua pelaku lain masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu utama bagian depan rumah. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah tersebut, mereka melakukan pencurian barang berupa, satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol M-2563-VZ, dua lembar KTP atas nama Sahwi dan Misnama.

“Selain itu, tersangka juga mengamb sepasang burung Love Bird betina jenis biola gren dan love birds jantan jenis Split Biola, 4 ekor burung love birds anakan, uang tunai sebesar Rp.100.000, satu lembar sarung merek Lamiri dan satu lembar sarung merek Mumtaz,” ungkap Widiarti.

Setelah berhasil melakukan pencurian, ketiga tersangka berkumpul di rumah Majudi. Selanjutnya tersangka diantar pulang ke rumah oleh tersangka Hasan dan diberi uang Rp 900.000.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3e,4e dan 5e KUH Pidana, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar