Hukum & Kriminal

Curi Kotak Amal, Pemuda Ini Kena Amuk Massa

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Riyo Wahyudi (27) harus mendekam salam jeruji besi Mapolsek Dlanggu. Bahkan pemuda asal Dusun Jetak, Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini sempat menjadi bulan-bulanan massa.

Pelaku mencuri uang kotak amal di sebuah mushala di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (26/1/2019). Pelaku mengendap-ngendap masuk ke sebuah mushala Nurul Huda di Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Pelaku imelakukan aksi dengan cara merusak kotak amal, setelah berhasil dirusak kemudian pelaku memasukkan uang kotak amal ke dalam saku celana. Aksi pelaku diketahui oleh salah seorang penjaga minimarket. Karena gugup pelaku sempat menyembunyikan uang hasil curian.

Yakni dengan cara diduduki agar tidak ketahuan. Namun setelah diteriaki maling, pelaku langsung lari namun berhasil dihentikan warga yang mengetahui aksi pelaku. Pelaku tak dapat mengelak setelah warga setelah ditemukan barang bukti.

Pelaku sempat jadi bulan-bulanan massa. Beruntung pelaku bisa diselamatkan setelah petugas kepolisian tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Petugas dibantu perangkat desa berhasil meredam aksi main sendiri massa.

Kapolsek Dlanggu, AKP Erlangga mengatakan, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Dlanggu. “Meski bebrapa bogem mentah sudah mendarat ditubuhnya karena warga yang geram,” ungkapnya, Senin (28/1/2019).

Masih kata Kapolsek, aksi pelaku yang diperkirakan terjadi pukul 11.30 WIB. Barang bukti yang diamankan berupa, satu kota amal berwarna coklat, uang sebesar Rp500 ribu. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan hukuman maksimal di atas tiga tahun penjara.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar