Hukum & Kriminal

Curi HP di Surabaya, Tertangkap di Ponorogo

Pelaku saat diinterogasi petugas di Mapolsek Dukuh Pakis, Surabaya, Senin (9/12/2019). [Foto/istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pelaku pencurian di kawasan Dharmo Permai, Surabaya, harus dikejar sampai ke Ponorogo. Pengejaran tersebut dilakukan karena posisi telepon seluler (ponsel) hasil curian tersebut terdeteksi di Kabupaten Ponorogo.

Usai dilakukan pengecekan keberadaan posisi ponsel, petugas lantas menangkap terduga pelaku yang diketahui bernama Prasetyo (21). “Saat sampai di rumah pelaku, petugas mengintrogasi. Dan benar pelaku mengakui perbuatannya, yakni mencuri dua ponsel, masing-masing merk Oppo dan Iphone. Pelaku juga menggasak uang tunai dan buku rekening,” jelas Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Sugihartoyo, Senin (9/12/2019).

Kapolsek mengungkapkan, rumah warga di Jalan Darmo Permai Selatan V / 80 Surabaya, dibobol maling, Kamis (5/12/ 2019), sekitar jam 23.00 WIB. Usai kejadian, korban yang bernama Stevano Tanmen melaporkan ke Polsek Dukuh Pakis, Surabaya. Dalam aksinya, pelaku ini memasuki kamar anak korban dengan mencongkel dan merusak pintu, kemudian mengambil dua Handphone (HP) serta modem.

Dari laporan tersebut, Polsek Dukuh Pakis langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya pelaku terdeteksi berada di Dusun Ngledok, Mlarak, Ponorogo. Kemudian Tim bergerak ke lokasi yang dimaksud. Begitu sampai di rumah pelaku, petugas melakukan penggeledahan dan penangkapan.

Diketahui, pelakunya bernama Prasetyo (21) ini warga Dukuh Ngledok, Desa/Kecamatan Mlarak, Ponorogo. “Dalam penggeledehan itu didapati barang bukti berupa, HP merk Oppo A3S dan merk Iphone milik korban. Kemudian uang hasil kejahatan Rp 150 ribu, buku rekening BRI dan modem merk Andromax,” sebut Sugihartoyo.

Selanjutnya, Prasetyo dibawa ke Mapolsek Dukuh Pakis guna pemeriksaan lebih lanjut. Kini, pelaku sudah mendekam dalam penjara. Polisi akan menjeratnya dengan pasal 363 KUHP. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar