Hukum & Kriminal

Curi Burung Jalak Uret, Angga Dituntut 6 Bulan

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukisno mengajukan tuntutan selama enam bulan pada terdakwa Angga Suwadana. Dalam tuntutan Jaksa disebutkan jika Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencurian burung jalak uret milik saksi Wiyanto.

“Terdakaa terbukti secara sah dan meyakinkan perbuatan sebagaimana tertuang dalam pasal 363 ayat 1 ke 3, menjatuhkan pidana penjara selama enam bulan,” ujar Jaksa Sukisno dalam tuntutannya.

Atas tuntutan ini, majelis hakim yang diketuai Ari Widodo menunda persidangan selama sepekan guna memberikan kesempatan bagi terdakwa untuk mengajukan pembelaan.

Sebelumnya, saksi Wiyanto memberikan kesaksian bahwa dia tidak mengetehui kalau burung jalal uretnya dicuri oleh Terdakwa. Dia mengetahui setelah digedor oleh seorang penjaga keamanan yang bernama Agus. “Kejadian pada hari Jumat tanggal 24 April 2020 sekitar pukul 01.00 Wib dini hari pak,” ujar Wiyanto, Selasa (1/8/2020).

Wiyanto mengakui, bahwa di teras rumahnya ada lima burung dengan jenis berbeda. Namun yang dicuri Terdakwa adalah jalak uret yang dibeli Wiyanto dengan harga Rp2,5 juta.

Diakui Wiyanto, bahwa dia sudah memaafkan perbuatan Terdakwa dan juga membenarkan bahwa surat pernyataan pemberian maaf tersebut dia yang tanda tangan. “Saya memang sudah memaafkan, waktu itu isteri pak Angga (Terdakwa) datang ke rumah saya dan minta maaf serta memohon agar saya menandatangani surat permohonan tersebut,” ujar Wiyanto di persidangan. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar