Hukum & Kriminal

Curi Borgol Satpam dan Beli Pistol Mainan, 2 Pria Ini Jadi Begal Lagi

Pelaku dan petugas saat gelar perkara pelaku begal yang mengaku polisi di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (26/12/2019).

Surabaya (beritajatim.com) – Belum kapok mendekam di penjara, dua pelaku begal asal Madura kembali diamankan Polrestabes Surabaya. Saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (26/12/2019), kedua pelaku begal motor ini mengaku memakai modus sebagai polisi.

Tak hanya mengaku petugas, pelaku juga membawa pistol mainan dan borgol asli. “Saya baru sekali membegal lagi. Saya cari korban yang diindikasi sedang judi burung dara. Usai melihat sasaran atau korban, kami datangi dan sergap layaknya polisi. Kalau korban melawan kami ancam akan ditembak,” jelas AM (29) salah satu pelaku.

Usai diborgol dan diancam, pelaku pun mengambil motor korban, ponsel pintar korban dan lari begitu saja. Kanit Jatanras AKP Iwan Hari Purwanto menjelaskan, kedua residifis keliling mencari korban. Residifis kasus begal ini keliling di Surabaya untuk mencari orang yang membawa burung dan hendak dilepaskan.

Kepada polisi AM (29) dan MS (30) ini memakai pistol mainan dan borgol yang ia dapat dari hasil mencuri seorang satpam.

“Saat ditangkap pelaku mengaku sudah menjual motor hasil curiannya ke Madura. Pelaku membuang pistol mainan dan borgol hasil curian dari satpam juga diamankan,” jelas AKP Iwan Hari.

Dari pengakuan tersangka pelaku melakukan aksi ini pada 4 Desember 2019, sekitar Citraland. Kepolisian juga memastikan bahwa kendaraan korban akan dikembalikan dalam waktu dekat. Hal itu AKP Iwan sampaikan lantaran posisi penadah dan kendaraan hasil begal sudah diketahui keberadaanya.

Kini kedua pelaku yang juga residifis kasus begal ini akan dijerat pasal 365 dan barang bukti ponsel serta borgol sudah berhasil diamankan. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar