Hukum & Kriminal

Curi 4 Ayam Bangkok di Pagi Buta, Petani 63 Tahun Diringkus

Pelaku pencurian ayam bangkok yang berhasil diamankan oleh Polsek Balong. (Foto/Polsek Balong)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pencurian hewan unggas terjadi di Ponorogo. Dua ekor ayam jantan aduan jenis bangkok saigon dan 2 ekor ayam betina bangkok milik Mujiono (45), warga Desa Ngampel Kecamatan Balong raib dari kandangnya yang berada di belakang rumah korban. Beruntung pelaku pencurian berhasil ditangkap. Alhasil, ayam yang semuanya bisa laku hingga Rp 6,5 juta itu, berhasil diamankan.

“Kejadian pencurian ayam bangkok itu terjadi pada hari Jumat (11/6) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB,” kata Kapolsek Balong AKP. Hariyanto, Sabtu (12/6/2021) sore.

Pelaku pencurian ayam yang berhasil diamankan polisi bernama Parno (63) alias Senun, warga Desa Pangkal Kecamatan Sawoo Ponorogo. Terungkapnya kasus ini berawal saat korban terbangun mendapati lampu mati. Dia kemudian keluar rumah, saat itu Mujiono mendengar ada suara dari dalam kandang ayamnya.

“Korban melihat ada orang yang keluar dari kandang ayam dengan membawa karung. Korban sempat berusaha mengejar tetapi tidak dapat,” katanya.

Tak patah arang, selanjutnya korban mengajak bapaknya untuk mengejar pencuri tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Hingga akhirnya dapat menangkap pencuri itu saat di depan Pondok Gontor 2 Desa Madusari Kecamatan Siman Ponorogo. “Korban membawa pelaku dan barang bukti 4 ekor ayam ke Polsek Balong,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan pelaku yang sehari-hari bertani itu, dan petugas polisi melakukan gelar perkara, kasus ini masuk unsur dalam pasal pencurian dengan pemberatan sesuai pasal 363 KUHP. Saat ini pelaku dititipkan di Rutan Polres Ponorogo. “Setelah kita lakukan gelar perkara, masuk dalam unsur pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar