Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Curanmor yang Kabur dari Tahanan Divonis PN Gresik 1,8 Tahun Penjara

Foto Ilustrasi: Bahaya Narkoba

Gresik (beritajatim.com) – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) Yosep Bao Open alias Wilhelmus, keberadaannya masih misterius. Pria berusia 38 tahun itu, malah melarikan saat dijemput oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik saat hendak disidangkan di pengadilan. Kendati belum tertangkap pria asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut divonis pidana penjara 1 tahun 8 bulan atas kasus pencurian kendaraan bermotor.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Gresik Fatkhur Rochman menuturkan, perkara kasus curanmor ini tetap dilanjutkan meski terdakwa menjadi buron karena melarikan diri. Sidang yang dipimpin majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja itu berlangsung tanpa kehadiran terdakwa. “Karena sudah dijadwalkan. Vonis yang dijatuhkan juga sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu sanksi pidana penjara 1 tahun 8 bulan,” tuturnya, Selasa (7/12/2021).

Fatkhur menambahkan, sidang tetap berlangsung meskipun terdakwa tidak hadir. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang nomor 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. “Dalam pasal 12 ayat 2 menjelaskan bahwa dalam hal terdakwa tidak hadir, sedangkan pemeriksaan dinyatakan telah selesai, putusan dapat diucapkan tanpa dihadiri terdakwa,” imbuhnya.

Setelah dijatuhi vonis hukuman, status Wilhelmus pun telah berubah menjadi terpidana. Terlebih, pihak kuasa hukum belum menyampaikan keberatan untuk proses upaya hukum banding. Hal tersebut dapat dilakukan paling lambat 14 hari pasca vonis dibacakan. “Tidak ada upaya banding, maka eksekusi bisa dilakukan. Hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggungjawab pihak Kejaksaan,” ujar Fathur.

Secara terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto menyampaikan bahwa proses perburuan Wilhelmus terus dilakukan. Sejak melarikan diri pada Kamis lalu (2/12), pihaknya telah membentuk tim khusus untuk memburu terpida kasus pencurian dan penadahan kendaraan bermotor itu. “Pencarian terus dilakukan pelacakan oleh tim intel Kejari, Polres dan Kodim Gresik. Mohon doanya,” tandasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar