Hukum & Kriminal

Curanmor di Gresik Masih Menghantui Masyarakat

Maling Motor; Foto/Ilustrasi

Gresik (beritajatim.com)- Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Gresik masih menghantui masyarakat. Pasalnya, setiap minggu, curanmor terus terjadi di sejumlah wilayah. Akibatnya, puluhan motor raib, dan hingga kini belum terlacak keberadaannya.

Berdasarkan data lapangan, curanmor kembali terjadi di Jalan Veteran 194 RT 07/RW 01 Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik. Korbannya Agus Triyanto (29), motor Honda Beat kesayangannya W 6510 AO raib digondol maling.

Sebelum dibawa kabur oleh pencuri, Agus menceritakan bahwa motornya telah dikunci ganda. Tapi, anehnya masih berhasil digondol maling. “Saya sudah pasang gembok pada cakram depan. Lah kok masih hilang juga,” tuturnya, Selasa (2/1/2021).

Agus baru sadar motornya dicuri saat hendak belanja ke pasar. Karena pintu pagar sudah terbuka. Padahal, sebeumnya sudah dikunci. Dirinya pun memastikan hal itu melalui rekaman CCTV.

“Pelakunya satu orang, wajahnya tidak terlihat jelas karena tertutup masker. Setelah kejadian, saya melapor ke Polsek Kebomas. Semoga segera ditangani, karena motor tersebut biasanya saya pakai kerja,” urainya.

Hal yang sama dialami Nicky Saputra (22). Saat asik ngopi di warung Jalan Mayjen Sungkono Gresik, motor Honda Beat W 2517 AK miliknya amblas. “Habis dari warkop, mau pulang. Lah kok motor saya sudah tidak ada,” katanya.

Saat itu, kata Nicky, kondisi warung berangsur sepi. Petugas parkir juga sudah pulang. “Sudah saya laporkan ke Mapolres Gresik. Mudah-mudahan motornya bisa kembali lagi. Ini peringatan bagi aparat agar lebih mengintensifkan patroli,” tandasnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar