Hukum & Kriminal

Curanmor di Gresik Incar Pemukiman Perumahan

Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan para curanmor di Gresik masih meresahkan warga. Kendati ada layanan 110 milik Polres Gresik, namun pelayanan itu belum dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal, dengan menggunakan panggilan darurat tersebut, petugas bisa bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Hingga saat ini, Gresik tetap menjadi lahan basah bagi para bandit curanmor dalam menjalankan aksinya. Misalnya, aksi dua bandit diwilayah desa Domas Kecamatan Menganti.

Pelaku curanmor berhasil menggasak motor Honda Scoopy W 3224 BK milik Jaenuri. “Ada dua orang pria tak dikenal masuk di halaman rumah,” ujarnya, Selasa (8/06/2021).

Pelaku datang berboncengan mengendarai motor. Selang lima menit kemudian, salah salah satu dari pelaku pun berhasil membawa kabur motor berwarna merah kesayangan itu. “Aksinya begitu cepat, rekaman CCTV juga tidak merekam jelas. Karena wajah pelaku tertutup masker,” kata pria 37 tahun itu.

Sialnya, didalam jok motor tersebut juga terdapat surat-surat kendaran dan pribadi. Hal yang sama dialami M.Sauki (28) pemilik motor Honda Vario W 6250 DS. Peristiwa tersebut terjadi dikawaaan Perumahan Pertama Regency, Morowudi Cerme. “Baru pulang kerja sekitar pukul 23.00 WIB. Motor langsung parkir digarasi rumah,” ungkapnya.

Sayangnya, dirimya lupa mengunci pagar, menggunakan gembok. Termasuk mengunci ganda motor jenis trail kesayangan itu. “Saat itu pagar saya dalam kondisi terbuka, motor juga hilang bersama helmnya,” paparnya.

Dalam rekaman CCTV perumahan, dia melihat dua orang asing yang mondar-mandir. Namun, Sauki belum bisa memastikan bahwa mereka adalah pelaku. “Dari rekaman CCTV tidak terpantau jelas, saat itu kondisinya juga sedang turun hujan,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar