Hukum & Kriminal

Cleaning Service Simpan Sabu dan Pil Koplo 1000 Butir

Barang bukti dan dua tersangka yang salah satunya adalah tukang kebersihan (cleajing service) gedung DPRD Kota Surabaya saat dioeriksa, Minggu (3/5/2020). (istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pegawai kebersihan (cleaning service), yang diduga berkerja di kantor DPRD Kota Surabaya, diamankan petugas belum lama ini. Petugas kepolisian dari Satuan Unit Narkoba Polrestabes Surabaya ini mengamankan dua pelaku yang memiliki obat terlarang berupa sabu dan pil koplo.

Pelaku yang bernama Achmad Uwais Al Karoni alias Badrun (23), warga Jalan Ngagel Mulyo 15/2 itu tak berkutik saat ditangkap anggota Idik 1 Satresnarkoba. Penangkapan pelaku yang dipimpin Iptu Raden Dwi Kennardi ini berhasil mengamankan empat paket sabu seberat 98,21 gram, 10,05 gram, 1,57 gram dan 7,02 gram.

“Pelaku bernama Badrun ditangkap bersama Wahyu Rosyid Handono alias Ipek (22), warga Jalan Ngagelrejo Utara Surabaya. Mereka kami amankan kedua tersangka saat akan bertransaksi di lorong salah satu hotel di Jalan Ngagel Jaya Indah,” jelas Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Minggu (3/5/2020).

Dari tangan keduanya, petugas juga menyita sebungkus pil koplo yang isinya sekitar seribu butir. Timbangan elektrik, bendelan plastik, kartu ATM dan handphone juga turut disita. Mereka dilaporkan karena kerap mengedarkan sabu di Kota Surabaya. Berdasarkan pengakuannya salah satu tersangka bernama Achmad Uwais sudah tiga tahun bekerja sebagai cleaning service.

“Jadi ada laporan peredaran itu dan kita lacak hingga akhirnya kita amankan di kawasan hotel di Surabaya. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” ujar Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu.

Memo menegaskan meski pandemi Virus Corona, pihaknya tak akan lengah membrantas peredaran narkoba. Bahkan dirinya menegaskan, para pelaku akan ditindak tegas terukur jika melawan. Termasuk dalam peredaran narkoba yang dilakukan seorang cleaning service ini, yakni akan mencaritahu darimana asal barang itu didapat dan akan diedarkan kemana.

“Kami masih mengembangkan penangkapan ini untuk mencari tahu pelaku lain. Yang pasti harapannya gembong narkoba akan kita tangkap. Dokan bisa berhasil secepatnya,” tandasnya. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar