Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Cegah PMK Meluas di Ponorogo, Polisi Razia Mobilitas Hewan di Perbatasan

Petugas Samapta Polres Ponorogo saat merazia mobil yang mengangkut hewan di Pos Polisi Mlilir. (Foto/Humas Polres Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah menjangkiti Kabupaten Ponorogo, razia terhadap mobilitas hewan ternak, khususnya sapi masih dilakukan di perbatasan. Seperti yang terlihat di perempatan Pos Polisi 904 Mlilir Ponorogo, Satuan Samapta Polres Ponorogo menghentikan mobil pickup yang membawa sapi.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur C.Wibowo melalui Kasat Samapta IPTU Agus Syaiful Bahri, mengungkapkan razia ini bertujuan mengawasi dan mambatasi mobilitas distribusi hewan ternak baik sapi, kambing, babi dan hewan ternak berkuku dua yang masuk maupun keluar Kabupaten Ponorogo. Hal itu dilakukan agar hewan yang suspek PMK tidak meluas di wilayah Ponorogo.

“Sebagai upaya pencegahan, kendaraan yang mengakut hewan tanpa dilengkapi Surat keterangan kesehatan Hewan (SKKH), akan diarah putar balik atau membuat surat SKKH tempat asal pembelian ternak,” jelas Syaiful, Senin (6/6/2022).

Kasat Samapta bahwa membuka diri terhadap dinas terkait untu melakukan patroli terpadu dengan Samapta ditingkat kecamatan maupun ke sentra peternak. Sehingga bisa diketahui, hewan mana saja yang sehat atau yang terpapar oleh sakit PMK ini.
“Pada saat melaksanakan razia kali ini, tidak dijumpai hewan ternak yang memiliki ciri-ciri suspek PMK,” ucapnya.

Syaiful juga menghimbau masyarakat untuk tidak terlalu khawatir dan tidak panik terkait wabah PMK. Sebab, dari informasi para pakar, wabah PMK pada hewan ternak, tidak menyebabkan penularan pada manusia.

“Kami meminta elemen masyarakat turut berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap PMK, apabila menemui ciri-ciri hewan yang terpapar PMK segera melapor dinas terkait. Itu penting dilakukan untuk antisipasi dan penanggulangan penyebaran virus PMK hingga menjelang hari raya Idul Adha nanti,” Pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar