Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Carrine Irawanto: Warga Bojonegoro Bisa Menilai Sendiri Karakter Bupati

Bojonegoro (bertiajatim.com) – Carrine Irawan Kumalasari, anak dari Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto sempat kaget dengan pernyataan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang mencatut nama baik keluarganya di dalam obrolan grup WhatsApp. Dari statemen yang diunggah oleh Bupati Anna itu, juga sempat viral menjadi bahan pemberitaan.

Carrine menilai, selama ini tidak pernah ada sangkut paut atau permasalahan secara personal dengan Anna Mu’awanah. Sebagai seorang ibu rumah tangga, dia mengungkapkan, bahwa tidak sepatutnya pejabat publik memgumbar masalah keluarga ke ranah publik. Dengan begitu, masyarakat lebih tahu, sebagai pejabat publik seharusnya tidak bersikap seperti itu. “Saya pribadi sempat kaget. Ada salah apa saya dengan beliau (Anna Mu’awanah) kok sampai diikut-ikutkan di dalam pembahasan publik,” ujarnya, Kamis (23/9/2021).

Carrine menegaskan, bahwa aduannya ke Mapolres Bojonegoro tentang pencemaran nama baik yang dilakukan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah itu murni karena telah menyakiti hati keluarga. “Tidak ada sangkut pautnya dengan urusan politik atau semacamnya. Murni karena menyangkut nama baik keluarga,” tandasnya.

Disinggung soal bagaimana sikap Anna Mu’awanah setelah ada pernyataan yang menyinggung keluarganya. Dia mengungkapkan, tidak ada itikad baik dari Anna Mu’awanah untuk meminta maaf. Apalagi, jabatannya sebagai bupati, Carrine merasa tidak etis jika harus meminta kepada Anna Mu’awanah untuk meminta maaf kepada keluarga.

“Saya ini ibu rumah tangga biasa, tidak etis kalau meminta kepada bupati untuk meminta maaf. Kalau memang beliau merasa bersalah seharusnya sudah punya inisiatif sendiri,” tegasnya.

Carrine sangat menyayangkan dengan apa yang sudah dikatakan Anna Mu’awanah yang menyangkut nama baik keluarganya. Namun, lanjut dia, karena di Indonesia merupakan negara hukum, dia memilih untuk menyelesaikan masalah tersebut kepada penegak hukum.

Dugaan pencemaran nama baik Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto itu bermula dari obrolan grup WhatsApp Jurnalis dan Informasi yang sekarang beranggotakan 190 orang itu sedang membahas keterbukaan data penyebaran Covid-19 yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang dinilai oleh wabup kurang terbuka.

Setelah obrolan berlanjut, Anna Mu’awanah yang juga berada dalam grup kemudian menanggapi dengan mengirim pesan yang bersifat personal kepada Wakil Bupati, Budi Irawanto. Merasa tidak terima dengan pernyataan Anna Mu’awanah yang dinilai mencemarkan nama baik keluarganya, kemudian Mas Wawan, sapaan akrab Budi Irawanto, bersama anaknya melaporkan kepada pihak kepolisian.

Jurnalis beritajatim.com sudah berusaha melakukan konfirmasi kepada Anna Mu’awanah. Namun, pesan yang dikirim maupun telpon tidak bisa tersambung. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar