Hukum & Kriminal

Caleg Nasdem Terpilih Mahmud Izin Keluar Tahanan Urus SKCK dan Ukur Jas

Gresik (beritajatim.com)- Caleg DPRD Gresik dari Parpol Nasdem, Machmud (54) meminta izin keluar tahanan mengurus surat catatan kepolisian (SKCK) dan mengukur jas anggota DPRD Gresik.

Izin keluar tahanan itu disampaikan penasehat hukum terdakwa Gunadi kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Gde Putu Hariadi saat sidang tuntutan di PN Gresik, Kemarin Kamis (1/8).

Sesuai jadwalnya, anggota DPRD Gresik yang terpilih periode 2020-2024 akan dilantik pada 23 Agustus 2019. Atas dasar itu, PN Gresik akhirnya menyetujui terdakwa keluar dari tahanan.

“Surat izin keluar ini kita tujukan kepada jaksa penuntut umum. Kemudian tetap dengan pengawalan dari kepolisian,” ujar Hariadi, Jumat (2/08/2019).

Petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik bersama anggota Polres Gresik membawa terdakwa Mahmud ke Polres Gresik Jalan Basuki Rahmat untuk mengurus SKCK. Proses mengurus SKCK harus menunggu beberapa jam.

“SKCK ini untuk persiapan pelantikan anggota DPRD Gresik. Sebab, SKCK sudah tidak aktif,” kata Gunadi.

Usai mengurus SKCK, terdakwa langsung dibawa kembali ke rutan kelas IIB Gresik untuk menjalani hukuman. Terdakwa tidak jadi ke DPRD Gresik untuk mengukur jas, sebab petugas sedang rapat kerja keluar daerah.

Selama di Mapolres Gresik, terdakwa Mahmud enggan banyak komentar kepada wartawan. “Disini sudah ada yang mengurus berkasnya, tinggal tanda tangan. Untuk mengukur jas ini tidak bisa dilakukan, sebab petugas tidak ada di kantor,” ujar Mahmud.

Seperti diberitakan terdakwa Mahmud diduga terjerat kasus jual beli tanah dengan PT Bangun Sarana Baja (BSB). Diduga terdakwa menyalah gunakan uang dari BSB untuk kepentingan pribadi. Sehingga, pihak jaksa penuntut umum menuntut terdakwa dihukum tiga tahun penjara. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar